Peringatan Donald Trump: Israel Akan Kehilangan Dukungan AS jika Caplok Tepi Barat Palestina!
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberi peringatan kepada Israel, supaya tidak caplok Tepi Barat, Palestina.
Jika tetap melakukannya, Trump menyebut akan ada konsekuensi bagi Israel, yaitu kehilangan seluruh dukungan dari AS.
"Israel akan kehilangan seluruh dukungannya dari Amerika Serikat jika itu terjadi," kata Trump kepada harian Time, dikutip dari ANTARA, Jumat (24/10/2025).
Trump pun amat pede, bahwa perihal kedamaian di Timur Tengah akan terus membaik selama dirinya menjabat sebagai pemimpin tertinggi AS.
Baca juga: Di Tengah Gencatan Senjata, Netanyahu Akui Israel Kembali Serang Gaza dengan 153 Ton Bom
Namun, jika AS dipimpin oleh sosok yang tidak dihormati, ia yakin kedamaian tersebut akan berakhir dengan sangat mudahnya.
"Jika presiden yang buruk datang, itu bisa berakhir dengan sangat mudah... Jika mereka menghormati presiden, itu akan menjadi perdamaian jangka panjang yang indah," jelasnya.
Gencatan Senjata di Jalur Gaza Palestina
Pada awal Oktober 2025, secercah harapan mulai muncul di Jalur Gaza, Palestina. Setelah kurang-lebih dua tahun konflik Hamas dan Israel terjadi di sana, gencatan senjata akhirnya tercapai.
Pada 13 Oktober 2025, Trump, beserta Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menandatangani deklarasi gencatan senjata di wilayah tersebut.
Baca juga: Israel Disebut Langgar Gencatan Senjata, 97 Orang Tewas di Gaza
Hamas diwajibkan membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup. Diketahui, ke-20 sandera itu telah ditahan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.
Di sisi lain, Israel juga wajib membebaskan 1.718 tahanan Palestina dari Gaza dan 250 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA