INDOZONE.ID - Pendaki pria berusia 20-an ditemukan tak bernyawa setelah menjadi korban serangan beruang di Jepang pada Jumat (15/8/2025). Peristiwa ini terjadi sehari sebelumnya, saat ia tengah menyusuri jalur pendakian Gunung Rausu.
Menurut laporan media lokal seperti Yomiuri Shimbun, pendaki Jepang tewas diserang beruang cokelat liar tersebut saat mencoba melawan. Namun, hewan besar itu berhasil menyeretnya masuk ke dalam hutan, menyebabkan luka parah di bagian kaki.
Juru bicara kepolisian menyebut serangan terjadi pada Kamis pagi. Tim pencari langsung dikerahkan, dan pada Jumat sore korban berhasil ditemukan lalu dibawa ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Baca juga: 3 Fakta Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani: Dievakuasi dengan Helikopter!
Pemerintah daerah Shari, wilayah tempat Gunung Rausu berada, mengonfirmasi bahwa pemburu berhasil menangkap dan membunuh seekor beruang di dekat jalur pendakian.
Pemeriksaan DNA akan dilakukan untuk memastikan apakah beruang yang menyerang manusia di Jepang ini adalah pelaku yang sama dalam insiden tersebut.
Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan dompet korban, kemeja robek penuh darah, jam tangan, topi, dan sebuah tabung yang diduga berisi gas air mata.
Baca juga: Catat! Ini 4 Gunung di Indonesia yang Menutup Jalur Pendakian pada 17 Agustus 2025!
Pohon dan tanah di area itu terlihat bercak darah, menambah jelas gambaran mengerikan kronologi pendaki tewas diserang beruang ini.
Data terbaru menunjukkan populasi beruang cokelat di Hokkaido menurun pada 2023 untuk pertama kalinya sejak 1991. Jumlahnya tercatat sekitar 11.600 ekor pada akhir tahun lalu, turun 500 ekor dibanding tahun sebelumnya.
Pemerintah Hokkaido menyebut penurunan ini dipicu oleh perburuan besar-besaran, dengan rekor 1.804 ekor ditangkap dalam periode Maret 2023 hingga Maret 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Japan Times