INDOZONE.ID - Pada Selasa (12/8), Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menyatakan telah berhasil menggagalkan upaya serangan teroris yang menyasar seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan di kawasan Moskow.
Badan tersebut mengungkapkan telah menahan seorang warga berkewarganegaraan ganda Rusia-Ukraina yang berupaya menggunakan perangkat ledak rakitan yang disamarkan dalam sebuah mobil untuk serangan tersebut.
FSB mengungkap bahwa kendaraan tersebut berisi lebih dari 60 kilogram bahan peledak dan direncanakan untuk diledakkan ketika pejabat tinggi itu lewat.
Baca juga: Densus 88 Tangkap 6 Teroris di 4 Provinsi, Berikut Peranannya
Dalam satu tahun terakhir, pihak berwenang Rusia kerap melaporkan penggagalan sejumlah rencana serangan, termasuk penggunaan mobil bermuatan bom dan alat peledak lain, dengan dinas khusus Ukraina sering disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Dalam sebuah insiden besar, Wakil Kepala Direktorat Operasi Utama Staf Umum Letnan Jenderal Rusia Yaroslav Moskalik tewas dalam ledakan mobil di wilayah Moskow pada 25 April.
Baca juga: 2 ASN Aceh Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Jaringan Terorisme
Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya eskalasi ketegangan antara Rusia dan Ukraina, sekaligus menunjukkan kewaspadaan aparat keamanan Rusia dalam menghadapi potensi ancaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA