Jumat, 08 AGUSTUS 2025 • 07:45 WIB

Jasad Pria yang Hilang Selama 28 Tahun Sudah Ditemukan Dalam Kondisi Utuh di Gletser, Kok Bisa?

Author

Foto arsip gletser di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan. (Reuters/Akhtar Soomro)

INDOZONE.ID - Setelah 28 tahun menghilang tanpa jejak, jasad seorang pria akhirnya ditemukan di sebuah gletser yang mencair di wilayah pegunungan Pakistan. 

Penemuan ini menjadi salah satu contoh nyata dari dampak pemanasan global pada gletser, sekaligus membawa kelegaan bagi keluarga yang telah lama menanti kabar.

Pria tersebut bernama Nasiruddin, yang saat itu berusia 31 tahun ketika menghilang pada tahun 1997. Menurut keluarganya, Nasiruddin dan saudaranya melarikan diri ke pegunungan, menyusul konflik di desa mereka di wilayah Kohistan, provinsi Khyber Pakhtunkhwa. 

Baca juga: Kronologi Temuan Jasad di Plafon Pabrik Kawasan Pulogadung, Ternyata Teknisi di Kantor

Ketika melintasi gletser Lady Meadows, Nasiruddin jatuh ke dalam celah es dan tak pernah kembali. Saudaranya berhasil selamat.

Kami sudah melakukan segalanya untuk mencarinya selama bertahun-tahun,” ujar Malik Ubaid, keponakan Nasiruddin, kepada media setempat.

Penemuan jasadnya terjadi pada 31 Juli 2025, ketika seorang penggembala lokal melihat tubuh yang tampak utuh di tepi gletser yang mencair.

Baca juga: Polisi Temukan Tanda Kekerasan pada Jasad Perempuan dalam Drum di Cisadane

Jasad yang ditemukan di gletser mencair itu, masih membawa kartu identitas asli, yang membantu proses identifikasi.

Keluarga menyebutkan, mereka telah berkali-kali mendatangi lokasi yang sama, dan berharap menemukan jejaknya. Namun, selalu kembali tanpa hasil.

Kini, jasad Nasiruddin telah dimakamkan dengan layak pada 6 Agustus 2025.

Akhirnya kami mendapat sedikit kelegaan setelah jasadnya ditemukan,” tambah Ubaid.

Kasus pria hilang ditemukan setelah 28 tahun ini, bukan satu-satunya yang terjadi. Fenomena serupa juga mulai sering terjadi di kawasan pegunungan lain.

Misal, di Pegunungan Alpen dan Gletser Swiss. Yang mana, jasad-jasad dari kecelakaan masa lalu, mulai bermunculan akibat mencairnya lapisan es.

Penemuan jasad di Pegunungan Alpen beberapa waktu lalu, juga menjadi pengingat bahwa, pemanasan global kini memiliki dampak langsung yang bisa dirasakan, bahkan terhadap misteri-misteri yang tertinggal di masa lalu.

Wilayah Kohistan merupakan bagian dari ujung barat pegunungan Himalaya. Pakistan diketahui memiliki lebih dari 13.000 gletser, jumlah terbanyak di dunia di luar kawasan kutub. 

Namun seiring waktu, suhu global yang terus meningkat menyebabkan banyak dari gletser tersebut mencair dengan cepat.

Fenomena ini tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan seperti yang dialami Nasiruddin. Tapi, juga mengancam kelangsungan sumber air di wilayah Asia Selatan, dan memicu bencana lingkungan lain seperti banjir bandang dan kekeringan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nypost.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU