Rabu, 25 JUNI 2025 • 19:21 WIB

Inggris Akan Beli 12 Jet Tempur F-35A yang Mampu Membawa Senjata Nuklir, Pertama Sejak 1990-an

Author

Pesawat tempur siluman Lockheed Martin F-35 Lightning II. (Reuters/Axel Schmidt)

INDOZONE.ID - Pemerintah Inggris secara resmi mengumumkan rencana pembelian 12 unit pesawat tempur siluman F-35A yang mampu membawa senjata nuklir. 

Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan kekuatan militer Inggris dan bentuk komitmen nyata terhadap pertahanan aliansi NATO, khususnya di tengah memanasnya ketegangan global akibat konflik dan dinamika geopolitik.

Pengumuman tersebut dilakukan saat pertemuan puncak NATO berlangsung di Belanda. 

Jet-jet tempur canggih ini akan memperkuat Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) dan memberi negara tersebut peran strategis dalam program senjata nuklir NATO untuk pertama kalinya sejak tahun 1990-an, masa ketika Inggris mengurangi anggaran pertahanan setelah berakhirnya Perang Dingin.

Baca juga: Iran Tangkap 700 Orang dan Sita 10 Ribu Drone terkait Spionase dalam 12 Hari Terakhir

Hingga saat ini, kekuatan nuklir Inggris hanya terbatas pada armada empat kapal selam bertenaga nuklir. Dengan penambahan F-35A, Inggris akan memiliki sistem penangkal yang lebih fleksibel dan adaptif. 

Jet-jet ini dirancang untuk menjadi bagian dari program NATO Dual-Capable Aircraft (DCA), di mana hanya beberapa negara anggota NATO seperti Jerman dan Belgia yang saat ini memiliki kesiapan operasional dalam hal tersebut.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyatakan bahwa pembelian pesawat tempur buatan Amerika Serikat ini adalah “dorongan bagi keamanan nasional”. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko nuklir yang meningkat.

“Di tengah ketidakpastian yang radikal, kita tidak bisa lagi menganggap remeh perdamaian,” ucapnya. “Komitmen Inggris terhadap NATO tidak perlu diragukan lagi, begitu pula kontribusi aliansi tersebut untuk menjaga keamanan negara, tetapi kita semua harus melangkah maju untuk melindungi kawasan Euro-Atlantik bagi generasi mendatang.”

Baca juga: 4 Fakta Pesta Sesama Jenis di Puncak Bogor: 75 Diamankan, 30 di Antaranya Reaktif HIV

Jet tempur tersebut nantinya akan ditempatkan di Pangkalan Udara RAF Marham di Norfolk. Pemerintah belum memastikan kapan tepatnya pembelian tersebut akan direalisasikan. 

Namun langkah ini menegaskan arah baru kebijakan pertahanan Inggris di tengah kekhawatiran akan menurunnya peran Amerika Serikat dalam menjaga stabilitas Eropa.

Dorongan untuk meningkatkan belanja pertahanan juga tengah menggema di seluruh Eropa, sebagian besar untuk merespons ancaman dari Rusia. 

Beberapa negara, termasuk Spanyol, Belgia, dan Slovakia bahkan mulai mempertanyakan target NATO untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan hingga 5% dari Produk Domestik Bruto pada 2035. 

Namun Inggris memilih melangkah lebih dahulu dengan keputusan tegasnya dalam memperkuat kemampuan tempur dan daya tangkal strategisnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euronews.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU