Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 APRIL 2024 • 16:06 WIB

Acara Bukber di Gedung Putih Diboikot Tokoh Islam Amerikat, Tuntut Gencatan Senjata Permanen di Palestina

Acara Bukber di Gedung Putih Diboikot Tokoh Islam Amerikat, Tuntut Gencatan Senjata Permanen di PalestinaSejumlah tokoh Muslim AS dan pendukungnya melaksanakan ibadah salat di depan Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu)

INDOZONE.ID - Beberapa tokoh komunitas Muslim di Amerika Serikat beserta pendukungnya mengadakan unjuk rasa dengan mengadakan buka puasa di depan Gedung Putih, menyerukan gencatan senjata yang segera dan permanen di Jalur Gaza.

Aksi ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap penolakan undangan jamuan berbuka puasa bersama (bukber) dari Presiden Joe Biden, sebagai tradisi tahunan di Gedung Putih, pada Selasa (2/4) sore waktu setempat, seperti yang dikutip Antara

"Kami memutuskan untuk tetap berada di depan Gedung Putih sebagai bentuk solidaritas dan untuk mengingatkan mereka tentang tuntutan kami," kata Robert McCaw dari Council on American-Islamic Relations (CAIR), sebuah organisasi advokasi Islam di AS

Lebih lanjut McCaw menambahkan, "Kami menuntut gencatan senjata permanen, mengakhiri transfer senjata AS ke Israel, dan memastikan bantuan kemanusiaan disalurkan dengan efisien."

Baca Juga: Presiden Jokowi Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih

Sebelumnya, Gedung Putih mengakui bahwa acara yang dijadwalkan pada Selasa akan lebih sederhana dibandingkan perayaan Ramadhan dan Idul Fitri yang mereka adakan dalam beberapa tahun terakhir.

Pemimpin Muslim AS meminta waktu untuk berdiskusi dengan Joe Biden dan pemimpin AS lainnya untuk membahas isu-isu krusial bagi komunitas Muslim AS.

Karine Jean-Pierre, Juru Bicara Pemerintah AS, menyatakan bahwa setelah diskusi tersebut, Presiden AS akan mengadakan jamuan buka puasa untuk pejabat Muslim di pemerintahan AS.

Sementara itu, Mohamad Habbeh dari American Muslims for Palestine mengungkapkan bahwa kurang dari 15 pemimpin Muslim AS yang mendapat undangan resmi untuk acara di Gedung Putih. Salah satunya bahkan menyampaikan surat protes kepada Biden.

Baca Juga: Gedung Putih Ancam Rusia Bila Aktivis Alexei Navalny Mati di Penjara

Habbeh mengecam tindakan Presiden AS yang lebih memilih mengadakan acara sederhana daripada merespons tuntutan dan menghargai nyawa rakyat Palestina.

Serangan Israel terhadap Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 32.916 warga Palestina tewas dan melukai lebih dari 75.000 lainnya.

Selain itu, blokade total yang dilakukan Israel terhadap Jalur Gaza berpotensi menyebabkan bencana kelaparan bagi warga Palestina, terutama di Gaza utara.

Mengingat agresi Israel yang terus berlangsung dan kerusakan infrastruktur yang parah di Jalur Gaza, menjadi sangat penting untuk memastikan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan internasional bagi rakyat Palestina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara, Anadolu

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Acara Bukber di Gedung Putih Diboikot Tokoh Islam Amerikat, Tuntut Gencatan Senjata Permanen di Palestina

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!