Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 MEI 2026 • 11:00 WIB

Perangkat Laser Penghilang Bulu Picu Evakuasi Bandara di Australia

Perangkat Laser Penghilang Bulu Picu Evakuasi Bandara di AustraliaPintu masuk area check-in di Bandara Avalon. (Situs Web Bandara Avalon)

INDOZONE,ID - Sebuah perangkat laser penghilang bulu sempat memicu kepanikan di sebuah bandara di Australia hingga menyebabkan proses evakuasi sebagian area bandara. 

Aparat keamanan bahkan menerjunkan unit penjinak bom setelah benda tersebut dianggap mencurigakan saat pemeriksaan keamanan.

Insiden tersebut terjadi di Bandara Avalon, negara bagian Victoria, Australia, pada Kamis, 21 Mei 2026 pagi waktu setempat. Petugas keamanan menemukan sebuah barang yang dianggap berpotensi berbahaya ketika melewati alat pemindai di area pemeriksaan penumpang.

Baca juga: Australia Larang Warga Iran Berkunjung, Ini Alasannya

Akibat temuan tersebut, sebagian area bandara langsung dikosongkan sebagai langkah antisipasi. Polisi Victoria kemudian memanggil Unit Respons Bom untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap benda mencurigakan tersebut.

Namun setelah dilakukan pengecekan mendalam, benda yang sempat membuat panik itu ternyata hanyalah alat laser untuk perawatan penghilang bulu.

Dalam keterangannya kepada media, pihak kepolisian Victoria menjelaskan bahwa perangkat tersebut bersama sebuah wadah minuman cokelat panas tetap diletakkan di atas ban berjalan sambil menunggu petugas keamanan tiba di lokasi.

Baca juga: Australia Larang Warga Iran Berkunjung, Ini Alasannya

Pelaksana tugas Inspektur Nick Uebergang mengatakan situasi sempat menjadi lebih rumit karena pemilik tas pada awalnya dinilai kurang kooperatif saat dimintai keterangan oleh petugas.

Orang yang membawa tas itu awalnya tidak terlalu kooperatif dengan kami, sehingga membuat proses penanganan menjadi sedikit lebih sulit,” ujarnya.

Sejumlah Penerbangan Terdampak

Insiden tersebut berdampak pada operasional bandara. Sejumlah penerbangan dilaporkan mengalami penundaan bahkan ada yang dibatalkan sementara waktu demi alasan keamanan.

Meski demikian, polisi memastikan pria pemilik barang tersebut tidak dikenai dakwaan apa pun. Setelah situasi dinyatakan aman, Bandara Avalon kembali dibuka dan aktivitas penerbangan berangsur normal.

Pihak bandara juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut benda tersebut sudah tidak dianggap sebagai ancaman.

Menurut juru bicara bandara, respons cepat yang dilakukan menunjukkan sistem keamanan dan proses pemeriksaan di bandara berjalan dengan baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perangkat Laser Penghilang Bulu Picu Evakuasi Bandara di Australia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!