Kamis, 15 MEI 2025 • 16:07 WIB

Ketua DPR Pantai Gading Nyaris Terjatuh di Depan Presiden Prabowo, Ini Reaksi Spontan Kepala Negara

Author

Ketua DPR Pantai Gading, Adama Bictogo hampir terjatuh di depan Presiden Prabowo saat pembukaan Sidang ke-19 PUIC di Jakarta.

INDOZONe.ID - Sebuah insiden kecil tapi bikin panik terjadi saat Ketua DPR Pantai Gading, Adama Bictogo hampir terjatuh dalam pembukaan Sidang ke-19 PUIC di Jakarta, Rabu malam (14/5/2025).

Kejadian itu berlangsung tepat di depan Presiden Prabowo Subianto, yang langsung sigap menangani situasi.

Acara ini merupakan bagian dari Konferensi Uni Parlemen Negara Anggota OKI yang disiarkan langsung di kanal YouTube DPR RI dan TV Parlemen.

Di atas panggung, Presiden Prabowo membuka sidang dengan menabuh gendang tabuik, alat musik tradisional asal Sumatera Barat.

Ia melakukannya bersama Ketua DPR RI Puan Maharani dan Adama Bictogo.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada malam hari ini, hari Rabu 14 Mei 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, membuka The 19th Session of the Conference of the Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) and Related Meetings," ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Presiden Prabowo di Konferensi Ke-19 PUIC, Dunia Islam Harus Kuat untuk Bela Palestina

Usai memberikan sambutan, Prabowo menyalami Puan dan Adama. Saat itu, tiba-tiba muncul seorang pria dari belakang Adama. Ia tampak berlutut untuk mengambil sesuatu di dekat kaki Adama.

Karena tidak menyadari kehadiran orang tersebut, Adama sempat kehilangan keseimbangan.

Ketua DPR Pantai Gading Nyaris Terjatuh di Depan Presiden Prabowo.

Melihat kejadian itu, Presiden Prabowo sigap langsung memegang tangannya untuk membantu menjaga keseimbangan.

Pria yang nyaris menyebabkan insiden itu terlihat panik, tapi sempat berbicara sebentar pada Prabowo.

Dari penampilannya, sosok tersebut diduga adalah Rizky Irmansyah, salah satu sekretaris pribadi atau ajudan Presiden.

Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Dalam pidato pembukaan, Presiden Prabowo menegaskan sikap Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Ia mengajak negara-negara Islam bersatu, dan tidak hanya berhenti di diskusi atau resolusi.

“Di forum ini, sudah tiba waktu, jangan kita sekadar berdiskusi, jangan menyusun resolusi-resolusi lagi, rakyat Palestina terlalu lama menjadi korban, rakyat Palestina membutuhkan suatu keberpihakan, suatu tindakan yang nyata,” ujar Presiden.

Prabowo juga mengingatkan agar umat Islam mengesampingkan perbedaan demi satu tujuan: kesejahteraan bersama.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Kunjungan Bill Gates di Istana Merdeka

“Perjuangan ini akan makin kuat bila kita, dunia Islam, negara-negara Islam yang mewakili seperempat umat manusia bisa bersatu. Marilah kita atasi perbedaan kita, marilah kita atasi rivalitas di antara kita, marilah kita lihat hal-hal yang penting yaitu keselamatan umat Islam. Marilah kita melihat masa depan peradaban Islam,” tambahnya.

Ia juga menyinggung tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam seperti Salahuddin Al-Ayyubi, Umar bin Khattab, dan Muhammad Al-Fatih sebagai contoh pemimpin yang berpihak pada umat.

“Di dunia yang masih banyak diliputi kebencian dan kekerasan, keteladanan ini menunjukkan bahwa kekuatan sejati seorang pemimpin adalah kasih sayang, rasa kemanusiaan, dan tekad untuk selalu melindungi yang lemah,” ucap Kepala Negara.

Sebagai penutup, Prabowo mengajak negara-negara Islam untuk mengejar kembali kejayaan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, itulah kunci untuk memajukan umat dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Islam pernah memimpin dunia dalam peradaban, dalam sains dan teknologi, dan kita harus kembali meraih sains dan teknologi supaya kita bisa mengangkat kesejahteraan kita,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube, Setpres

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU