Senin, 05 MEI 2025 • 18:53 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87 Persen di Awal 2025, Tertinggi Kedua Di Antara Negara G20

Author

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 tercatat sebesar 4,87 persen.

INDOZONE.ID - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 tercatat sebesar 4,87 persen secara tahunan (year on year). 

Di tengah kondisi global yang masih goyah, angka ini dianggap cukup positif.

Menteri BUMN Erick Thohir menilai capaian tersebut melebihi ekspektasi banyak pihak.

“Pertumbuhan 4,87 persen, saya rasa, banyak yang pernah memprediksi jauh di bawah. Artinya, hasil 4,87 persen ini baik dan kalau kita komparasi juga dengan angka-angka di banyak negara, kita dalam kondisi yang baik,” kata Erick dilansir dari Antara, Senin (5/5/2025).

Baca Juga: World Bank Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rata-rata 4,8 Persen hingga 2027

Rupiah Mulai Pulih, Bursa Bangkit

Erick juga menyinggung penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sebelumnya sempat melemah. Menurutnya, perbaikan ini menjadi sinyal positif.

“Tentu, posisi ini baik dan kalau kita lihat juga bagaimana juga rupiah sudah mulai kembali ke arah yang baik. Bursa juga sudah mulai bounce back,” lanjutnya.

Ia juga meminta publik untuk memberi ruang bagi pemerintah melakukan penyesuaian anggaran guna memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Ketidakpastian Ekonomi Global, Pakar UGM Desak Pemerintah Lakukan Hal Ini

Stabilitas Jadi Kunci

Erick menekankan pentingnya stabilitas nasional dalam menjaga momentum ekonomi.

Pemerintah disebutnya akan terus berupaya menjaga harga pangan tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak merosot.

“Kita bisa lihat negara-negara yang tentu keamanannya fragile atau ada hal-hal yang tidak baik di sebuah negara pasti langsung ekonomi turun. Nah, kita aman, tinggal kita akan dorong lagi sisi-sisi seperti apa untuk mendukung pertumbuhan itu,” ujar Erick.

Ranking Kedua di G20

Senada dengan Erick, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertumbuhan Indonesia termasuk yang tertinggi di antara negara-negara G20.

“(Ekonomi) Indonesia tumbuh 4,87 persen dan untuk negara G20, kita pertumbuhannya nomor dua tertinggi di bawah China yang tumbuh 5,4 persen,” kata Airlangga.

Capaian ini disebut mengungguli negara-negara seperti Malaysia (4,4 persen), Singapura (3,3 persen), dan Spanyol (2,9 persen).

Namun, Indonesia masih kalah dari Vietnam yang mencatat pertumbuhan tertinggi di ASEAN sebesar 6,93 persen pada kuartal yang sama.

Sementara itu, sejumlah negara justru mengalami perlambatan ekonomi, termasuk Korea Selatan dan Jerman yang masing-masing hanya tumbuh 0,1 persen dan 0,2 persen.

Sektor Penggerak Ekonomi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2025 mencapai Rp5.665,9 triliun (harga berlaku), dan Rp3.264,5 triliun (harga konstan).

Lima sektor utama yang menyumbang kontribusi terbesar terhadap PDB adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.

Kelima sektor ini menyumbang total 63,96 persen terhadap PDB nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU