Selasa, 05 DESEMBER 2023 • 17:02 WIB

Soal Lanjutan Program Kartu Prakerja, Airlangga Hartarto: Tunggu Hasil Pemilu 2024

Author

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat menghadiri acara Cangkrukan Bareng Menko Perekonomian, di Ono Solo Cafe.

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan bahwa Program Kartu Prakerja bakal tetap berlanjut pada tahun 2024 mendatang.

Hanya saja kelanjutan Program Kartu Prakerja tersebut menunggu hasil dari Pemilu 2024 seperti apa.

"Tahun 2024 sudah dianggarkan, tentu kita akan melihat kelanjutan dari kartu prakerja ini. Karena program ini sebagian besar dibiayai pemerintah dan sudah jadi agenda pemerintah," ujar Airlangga usai menghadiri acara Cangkrukan Bareng Menko Perekonomian, di Ono Solo Cafe, Selasa (5/12/2023).

Baca Juga: DPR Setujui 7 Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

Airlangga menegaskan pada Pemilu 2024 mendatang akan menentukan pimpinan baru. Airlangga pun tidak bisa menjamin program tersebut bakal berlanjut setelah tahun 2024, karena tergantung hasil Pemilu 2024.

"(jaminan tetap lanjut?) Tunggu pemilu dulu. Ya, kalau 2024 kan berlanjut," ungkap dia.

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat menghadiri acara Cangkrukan Bareng Menko Perekonomian, di Ono Solo Cafe.

Menurutnya tadi banyak disampaikan para peserta maupun lembaga yang hadie bahwa mereka mendapatkan manfaat dan terbukti dibutuhkan dari kartu prakerja ini. Sehingga ingin agar Program Kartu Prakerja ini masih tetap berlanjut pada tahun 2024 mendatang.

"Program kartu prakerja ini sudah dinikmati lebih dari 17 juta pengguna. Secara offline programnya sudah berjalan dan digunakan lebih dari satu juta pengguna," katanya.

Baca Juga: Pemilu hingga KKB Papua Jadi Pembahasan Pertemuan Panglima TNI-Kapolri Hari Ini

Lanjut dia, bahwa program prakerja merupakan program yang dibutuhkan untuk menyesuaikan antara pendidikan dan lamaran kerja.

Bahkan negara lain sudah memasukan kementerian untuk retraining dan reskiling.

"Kalau kita mengikuti kebutuhan pekerjaan masa datang. Apalagi kita masuk digitalisasi pelatihan sebagai jembatan mengurangi kesenjangan antara pendidikan formal dengan sektor lapangan, maka menjadi sangat penting," papar dia.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU