INDOZONE.ID - Aksi perampokan diduga para pelaku bersenjata api terjadi di sebuah minimarket di kawasan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi dan terekam kamera CCTV. Pihak kepolisian langsung turun tangan mengusut kasus tersebut.
Dilihat Indozone dalam akun Instagram @bekasi_24_jam, tampak video menampilkan rekaman CCTV saat para pelaku beraksi. Terlihat, ada sekitar tiga pelaku masuk ke dalam minimarket yang saat itu hendak tutup.
Para pelaku langsung menodongkan senjata ke arah penjaga minimarket. Para pelaku juga terlihat menganbil sejumlah barang yang ada di minimarket tersebut.
Baca Juga: Unik, Struk Belanja Mini Market Ini Pakai Aksara Jawa, Netizen Heboh
"Dalam rekaman CCTV pelaku membawa benda yang menyerupai pistol. Pelaku sempat menggiring karyawan ketempat brangkas," tulis akun bekasi_24_jam dalam postinganya seperti dilihat pada Sabtu (2/9/2023).
Diusut Pihak Kepolisian
Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut. Dia menyebut pihaknya juga sudah turun tangan menyelidiki kasus itu.
"Sementara kita masih melakukan penyelidikan dan mendalami," kata Kompol Erna.
Erna menyebut peristiwa perampokan ini terjadi pada Minggu, 27 Agustus 2023 sekitar pukul 22.00 WIB yang lalu. Saat itu, para karyawan hendak menutup minumarket.
Baca Juga: Ngeri! Mantan Wali Kota Blitar Ditangkap, Jadi Otak Perampokan Rumah Dinas?
"Saat itu karyawan Alfamart sedang menutup tokonya, tiba-tiba empat orang yang masuk ke dalam toko tersebut dengan mengancam pada karyawan Alfamart tersebut dan mengambil uang kurang lebih sejumlah Rp 40 juta," beber Erna.
Terkait senjata yang digunakan para pelaku, polisi sendiri masih melakukan pendalaman apakah senjata tersebut jenis senjata api atau bukan. Kekinian, pihak kepolisian juga masih memburu para pelaku.
"Beredar di media sosial dimana para pelaku menggunakan senjata api dan senjata tajam juga. Namun, dalam hal ini petugas kepolisian sedang menyelidiki apakah benar itu Senpi ataupun bukan," pungkas Erna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: