Ibu Zara Adhisty Politisi PDI Perjuangan & Punya Jabatan Tinggi, Hati-hati Hakimi Anaknya
Sofia Yulinar, ibunda Zara Adhisty, selebritas 17 tahun eks JKT48 yang viral gara-gara video diduga dirinya yang tertawa kegirangan saat payudaranya diremas oleh laki-laki yang diduga pacarnya, ternyata merupakan kader PDI Perjuangan di Jawa Barat.
Bukan sekadar kader biasa, Sofia bahkan menduduki jabatan penting di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, yakni sebagai wakil ketua.
Hal itu dipertegas pula dengan unggahannya di Instagtam tiga hari lalu atau saat momen 17 Agustus, dengan sebuah foto yang diunggahnya.
"Mari membangun bersama, Bukan saling menyalahkan diantara kita," tulisnya menyertai foto dirinya mengenakan baju berlogo PDIP.
Atas viralnya video diduga anaknya, Sofia pun berang. Melalui Insta Story Instagram-nya, Sofia meminta publik agar berhenti menghakimi Zara dan mengatakan bahwa mental dan jiwa putrinya lebih penting di atas segalanya.
"Untuk saat ini tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan mental dan jiwa anakku. Stop judging, please. I'm with her no matter what," tulis politisi PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat itu.
Yang membuat netizen heboh, dalam video itu wanita yang diduga Zara itu girang dan tertawa saat payudaranya dipegang dan diremas oleh lelaki di sisinya.
Di dalam video itu wanita diduga Zara terlihat memakai kacamata dan kaos oranye. Bersama lelaki yang dilendotinya, dia menatap ke arah kamera. Dia terlihat senang sekali ketika payudaranya disentuh dan diremas.
Zara uda gede ya sekarang xixi#KURANGKENCENG pic.twitter.com/tvnGQpYgBv
— kuy? (@batangmurahan) August 20, 2020
Di bagian atas video berdurasi 12 detik itu terlihat garis-garis Insta Story dengan tulisan "zaraadhisty", diduga itu merupakan story Instagram Zara Adhisty.
Menyusul viralnya video tersebut, Zara Adhisty "bungkam" seribu bahasa. Bahkan, akun-akun media sosialnya langsung berubah keadaannya.
Akun resmi Instagram Zara Adhisty, @zaraadhisty, misalnya, langsung hilang foto profilnya. Tak cuma itu, kolom komentar pada unggahan-unggahannya di feed pun ditutup.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: