INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengambil keputusan penting, yaitu menunda pelaksanaan Project Freedom di Selat Hormuz.
Kamu harus tahu, Project Freedom adalah upaya AS untuk memandu kapal-kapal dari Teluk melalui Selat Hormuz. Jalur maritim ini amat penting karena dilewati 20 persen pasokan energi global.
Iran sebelumnya memperketat pengamanan di Selat Hormuz, terutama untuk pihak-pihak yang bekerja sama dengan AS dan Israel, rival pihak Teheran sejak perang dimulai pada 28 Februari lalu.
Namun, Trump menunda pelaksanaan Project Freedom karena ingin melihat kesepakatan damai dengan Iran tercapai.
Baca juga: AS Sudah Tanggapi Proposal Perdamaian Iran, Apa Hasilnya?
“Berdasarkan permintaan Pakistan dan negara-negara lain, keberhasilan militer luar biasa yang telah kami capai selama operasi militer terhadap negara Iran dan, selain itu, fakta bahwa kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan lengkap dan final dengan perwakilan Iran," tulis Trump di platform Truth Social, dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).
Meski Project Freedom ditunda, AS tetap melakukan blokade di Selat Hormuz yang telah berlangsung sejak 13 April 2026.
Blokade dilakukan usai pertemuan perwakilan AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, pada 11 dan 12 April lalu, tidak membuahkan kesepakatan damai. Perundingan ini terjadi dalam masa gencatan senjata yang berlangsung sejak 7 April.
"Kami telah sepakat bersama bahwa, sementara blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Project Freedom (pergerakan kapal melalui Selat Hormuz) akan dijeda untuk waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan (damai dengan Iran) itu dapat difinalisasi dan ditandatangani,” lanjut Trump.
Kapan Perang Berakhir?
Perang yang dimulai sejak 28 Februari lalu, telah merugikan banyak pihak, terutama Iran. Bahkan, Iran kehilangan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada serangan pertama AS-Israel kepada pihak Teheran.
Posisi Ali Khamenei pun digantikan oleh putra keduanya, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Baca juga: Supertanker Iran Tembus Blokade AS, Menuju Perairan Indonesia di Tengah Ketegangan Diplomatik
Iran tidak tinggal diam saja dengan serangan AS-Israel. Pihak Teheran menyerang balik wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Kini, banyak pihak menunggu akhir dari perang ini. Sebab, perang ini turut mempengaruhi ekonomi global dengan situasi yang memanas di Selat Hormuz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara