Rabu, 01 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Kabar Duka Anggota Dewan Kehormatan Pramuka Boyolali Berpulang

Author

Anggota pramuka mengusung keranda Bibit Sumarno. (Eksani/Z Creators)

INDOZONE.ID - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali berduka. Anggota Dewan Kehormatan, Kak Bibit Sumarno, berpulang pada Selasa (31/3/2026) pukul 03.45 WIB. Ia meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Ngemplak, Boyolali, dalam usia 73 tahun.

Kak Bibit merupakan salah satu anggota Pramuka Kwarcab Boyolali yang sudah berusia lanjut, bahkan termasuk salah satu anggota tertua yang masih aktif dalam kegiatan kepramukaan hingga akhir hayatnya. Dedikasinya dalam dunia kepanduan membuatnya menerima berbagai penghargaan, mulai dari Pancawarsa I hingga Pancawarsa VI, serta penghargaan Dharma Bhakti sebagai bentuk pengabdian dan jasanya bagi kepramukaan.

Meski telah lama pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu sekolah dasar di Desa Canden, Sambi, Boyolali, aktivitasnya di dunia kepramukaan tetap berjalan hingga akhir hayat dan menjadikannya panutan bagi anggota Pramuka lainnya.

Baca juga: Bantu Kelancaran Arus Mudik, Kwarcab Boyolali Terjunkan Ratusan Anggota Pramuka

Ribuan pelayat mendatangi rumah duka pada Selasa siang di Dusun Gunung Terbang, Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali. Selain itu, sejumlah karangan bunga ucapan duka cita juga berdatangan. Para pelayat terdiri dari tetangga, keluarga, kerabat, teman sejawat, perwakilan pemerintah, hingga perwakilan Kwarcab Boyolali.

Anggota Dewan Kehormatan Bibit Sumarno. (Eksani/Z Creators)

Mewakili Ketua Kwarcab Boyolali, Sekretaris Kwarcab Boyolali, Kak Joko Murjito, menyampaikan belasungkawa.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Kak Bibit Sumarno. Kami sangat kehilangan. Beliau adalah panutan dan mentor kami dalam kepramukaan. Beliau merupakan anggota Dewan Kehormatan Kwarcab Boyolali dan masih aktif dalam kegiatan kepramukaan hingga saat ini. Semoga beliau husnul khotimah dan amalannya diterima Allah SWT,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Dorong Karang Taruna dan Pramuka Aktif Kembali Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarcab Boyolali Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Kak Saryono, juga menyampaikan rasa kehilangan mendalam. “Beliau adalah seorang tokoh Pramuka. Kita bisa melihat sendiri, meskipun sudah berusia lanjut, jiwanya tetap untuk Pramuka. Pikiran dan tenaganya sangat dibutuhkan. Ini harus menjadi teladan bagi generasi Pramuka selanjutnya. Secara pribadi, saya merasa kehilangan karena beliau tulus mengabdi tanpa pamrih,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah mengenal Kak Bibit sejak pertama kali bergabung di Kwarcab Boyolali. “Sejak saya masuk Pramuka pada 1994, Kak Bibit sudah aktif dan selalu terlibat dalam berbagai kegiatan. Ide, gagasan, dan tenaganya sangat dibutuhkan. Beliau telah menerima penghargaan Pancawarsa VI, yang berarti sekitar 30 tahun mengabdikan diri di Pramuka. Beliau juga merupakan salah satu anggota tertua yang masih aktif dan menjabat di Dewan Kehormatan Kwarcab Boyolali,” ujarnya.

Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di masjid yang tidak jauh dari rumah duka. Sejumlah anggota Pramuka Kwarcab Boyolali turut mengusung keranda jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU