INDOZONE.ID - Kabar menggembirakan datang bagi para tukang becak lanjut usia di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah tiba, Senin (12/1/2026).
Becak-becak itu siap disalurkan kepada penerima yang telah memenuhi persyaratan.
Bantuan becak listrik tersebut dikelola dan disalurkan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN).
Perwakilan GSN, Chandra Mahardika, memastikan bahwa seluruh unit becak listrik hampir sepenuhnya terkirim ke Banyuwangi.
Baca juga: Terjebak 3 Hari, 18 Karyawan Freeport di Pos Tower 270 Berhasil Dievakuasi Satgas TNI
“Banyuwangi mendapat bantuan 200 becak listrik. Sampai hari ini tinggal 20 unit yang belum datang, tapi hari ini dipastikan lengkap,” kata Chandra.
Sambil menunggu proses distribusi, ratusan becak listrik itu disimpan di Gedung Korpri Jalan Ahmad Yani.
Penempatan sementara ini dilakukan untuk memudahkan pengecekan unit sekaligus memastikan kesiapan sebelum diserahkan kepada para tukang becak penerima manfaat.
GSN bersama pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan verifikasi lapangan.
Proses ini bertujuan agar bantuan benar-benar diterima oleh tukang becak yang membutuhkan dan masih aktif bekerja di lapangan.
Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Buka Kampus Kedokteran Gratis, Seluruh Biaya Ditanggung Negara
Kriteria utama penerima bantuan ditetapkan berdasarkan usia.
Program becak listrik ini difokuskan untuk membantu tukang becak lanjut usia agar tetap bisa bekerja tanpa beban fisik berlebihan.
“Yang berhak menerima itu wajib tukang becak dengan usia di atas 55 tahun. Tapi untuk usia 55 sampai 60 tahun, kuotanya hanya 20, selebihnya harus usia di atas 60 tahun. Ini memang ditujukan untuk membantu para lansia pengayuh becak,” jelas Chandra Mahardika.
Selain faktor usia, keaktifan sebagai tukang becak menjadi syarat mutlak.
Tim GSN tidak segan mencoret calon penerima yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Basarnas Hentikan Pencarian WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo
“Kalau ternyata bukan tukang becak, langsung kami coret. SOP-nya memang seperti itu, tidak boleh salah sasaran,” tegas Chandra Mahardika.
Becak listrik ini merupakan produk PT Pindad, Bandung, yang dikenal memiliki standar kualitas nasional.
Kendaraan tersebut mengandalkan tenaga baterai dan dirancang agar ramah lingkungan serta efisien digunakan di kawasan perkotaan.
Dalam kondisi baterai terisi penuh, becak listrik mampu menempuh jarak antara 45 hingga 50 kilometer.
Proses pengisian daya juga relatif mudah karena dapat menggunakan listrik rumah tangga.
Baca juga: Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam Banjir di Senin Pagi
“Pengisian daya becak listrik ini dapat menggunakan listrik rumah tangga, termasuk daya 450 VA. Proses pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan sekitar delapan jam,” ungkap Chandra Mahardika.
Setiap unit becak listrik dilengkapi garansi selama satu tahun.
Selama masa tersebut, Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara akan memberikan pendampingan penuh apabila terjadi gangguan teknis.
“Kalau ada trouble selama masa garansi, nanti akan kita bantu urus dan kawal,” ujar Chandra Mahardika.
Baca juga: Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam Banjir di Senin Pagi
Terkait waktu penyerahan, pihak yayasan menargetkan distribusi dapat dilakukan dalam bulan Januari.
Setelah menerima becak listrik, para tukang becak juga akan mengikuti pelatihan agar mampu mengoperasikan kendaraan dengan aman dan benar.
“Perkiraannya bulan ini sudah dibagikan. Setelah dibagikan para tukang becak akan kami beri pelatihan supaya bisa mengoperasikannya,” pungkas Chandra Mahardika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi