Basarnas tutup pencarian WNA Spanyol yang hilang di perairan Labuan Bajo. (ANTARA FOTO/Gecio Viana)
INDOZONE.ID - Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi menghentikan operasi pencarian seorang Warga Negara Asing (WNA) Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 26 Desember lalu.
"Iya benar, ditutup per hari ini," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dilansir ANTARA, Senin (12/1/2026).
Bupati Manggarai Barat, Edi Stasius Endi hadir di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur untuk menutup operasi pencarian.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Serpihan Badan Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Edi menyebut, tim SAR telah bekerja keras selama 15 hari mencari para korban yang hilang. Rentang waktu tersebut, tim SAR berhasil menemukan tiga korban dalam kondisi tak bernyawa.
Salah satu korban yang ditemukan adalah pelatih tim B sepak bola wanita Valencia, Fernando Martin Carreras.
Jasad Fernando ditemukan pada Minggu (4/1/2026) pukul 08.47 WITA di Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo.
Meski sudah ditutup, Edi mengatakan tak menutup kemungkinan membuka kembali operasi SAR jika ditemukan tanda-tanda penemuan korban.
Baca juga: Pemerintah Percepat Penanganan Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
“Namun apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali, Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam 1 tujuan kemanusiaan ini,” ujar dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA