Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 14:32 WIB

Tak Kenal Lelah, Prajurit TNI Kerja Keras Pulihkan Fasilitas Umum di Aceh Tamiang

Author

Anggota Kompi Senapan A, Kopda Irpan N, saat ditemui di Kualasimpang, Aceh Tamiang, Aceh, di sela waktu bertugas membantu masyarakat membersihkan wilayah terdampak bencana demi memulihkan fasilitas umum. (ANTARA/HO-Bakom RI)

INDOZONE.ID - Prajurit TNI tak mengenal lelah dalam memulihkan berbagai fasilitas umum yang rusak karena bencana di Sumatra, terutama Aceh Tamiang, Aceh.

Pemulihan Sumatra, tepatnya Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), pascabencana banjir dan longsor, telah menjadi fokus pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. (ANTARA HO/Kementerian PU)

Sesuai arahan Presiden Prabowo, setiap prajurit TNI pun terus bekerja keras untuk memulihkan fasilitas umum, termasuk aliran listrik, di berbagai wilayah terdampak.

Perjuangan prajurit TNI tergambarkan dari para anggota Kompi Senapan A Batalion Infanteri 111 Karung Bakti, Aceh Tamiang. 

Baca juga: Istri Meninggal Dunia karena Longsor, Prajurit TNI Ini Tetap Bertugas Pulihkan Aceh Tamiang

Meski juga menjadi korban dan rumah dinasnya terendam lumpur, mereka memprioritaskan pemulihan fasilitas umum di Aceh Tamiang.

Kopda Irpan N, anggota Kompi Senapan A, menyatakan fokus prajurit sekarang adalah memulihkan Aceh Tamiang secepat mungkin.

“Motivasi kami untuk masyarakat Aceh Tamiang. Intinya Tamiang harus cepat pulih. Rumah kita kena banjir, tetapi masih ada yang rumahnya hilang. Bahkan, masih ada yang tapak rumahnya tidak ada lagi, kita harus sabar,” kata Kopda Irpan N, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu 24 Desember 2025, dikutip dari ANTARA, Jumat (26/12/2025).

Irpan yang ditemui di Kualasimpang, Aceh Tamiang, menjelaskan puluhan prajurit di Kompi Senjata A melakukan berbagai hal untuk memulihkan fasilitas umum, seperti membersihkan rumah sakit hingga membantu memperbaiki instalasi listrik.

Selain itu, menurutnya, para prajurit juga membersihkan kantor-kantor pemerintahan daerah yang terendam lumpur.

"Jangan kita merasa tersakiti, merasa terbebani. Karena ini adalah bencana alam yang harus kita tangani bersama," ujar Irpan.

Baca juga: Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Jalan Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Tolong Pria Paruh Baya dengan Alat Seadanya

Irpan menjelaskan, bahwa prajurit TNI telah menolong warga setempat sejak banjir pertama kali menerjang Aceh Tamiang.

Sebanyak delapan prajurit mempertaruhkan nyawa untuk menolong pria paruh baya yang terjebak di atap rumah karena banjir, kenangnya.

Tanpa peralatan memadai, sejumlah prajurit itu meniti kabel listrik selama lima jam. Mereka saling berpegangan satu sama lain supaya tidak tersapu banjir, saat berupaya menyelamatkan pria paruh baya tersebut.

Baca juga: PNM Kembali Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan dan Perkuat Proses Bangkit Pascabencana

"Kita pegang kabel. Kabel enggak disangkuti, kita pegangan orang sama orang. Jadi, antara seng ke seng. Begitu terus sampai menuju ruko," tuturnya.

Kini, proses pemulihan Aceh Tamiang dan daerah-daerah terdampak bencana lainnya dikebut oleh pemerintah. Harapannya, setiap daerah segera pulih sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU