INDOZONE.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan pemerintah bersama Rakyat bekerja keras untuk memulihkan Sumatra, tepatnya Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang terdampak bencana.
Mensesneg Prasteyo mengungkapkan itu dalam konferensi pers penanganan bencana di Sumatra yang berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
"Pemerintah bersama masyarakat bekerja keras sejak awal untuk memulihkan situasi di Sumatra," kata Prasetyo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (19/12/2025).
Selain Mensesneg Prasetyo, konferensi pers tersebut juga dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri PMK Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kapolri Listyo Sigit, dan Deputi BNPB Raditya.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Regulasi Terkait Pemanfaatan Kayu Gelondongan Usai Banjir Bandang di Sumatra
Kondisi Infrastruktur Terkini di Sumatra
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan 81 persen dari 80 jalan nasional di tiga provinsi terdampak bencana, telah berfungsi.
Berdasarkan data yang dipaparkannya, 38 jalan nasional di Aceh rusak, tapi 26 di antaranya sudah dilalui. Sebanyak 12 lainnya tengah diperbaiki oleh TNI bersama masyarakat.
Lalu, 10 dari 12 ruas jalan nasional di Sumut dan 29 dari 30 ruas jalan nasional di Sumbar telah berfungsi juga.
Tak cuma jalan nasional yang mulai berfungsi lagi, 19 dari 33 jembatan nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar juga telah fungsional. Penangan lanjutan masih dibutuhkan pada jembatan nasional sisanya.
Perihal ruas jalan kabupaten dan jembatan daerah yang rusak, pemerintah juga menanganinya secara bertahap. Sebab, prioritas pemerintah kini pemulihan infrastruktur nasional di ketiga provinsi tersebut.
Ambil contoh, 123 jalan rusak penanganannya dilakukan bertahap dan 4 dari 95 jembatan daerah rusak telah kembali berfungsi. Untuk jembatan daerah yang rusak, perbaikannya menggunakan jembatan bailey dan aramco.
Baca juga: Menko PMK: Sejumlah Daerah di Sumatra Tetapkan Status Transisi Darurat
Senada dengan Menteri PU Dody Hanggodo, Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa untuk memulihkan daerah terdampak di Sumatra, pemerintah bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.
Menko PMK Pratikno juga menyinggung akses transportasi utama secara bertahap kembali terhubung. Pemerintah dapat banyak tantangan dalam proses pemulihan akses transportasi utama, tapi itu bisa dilalui dengan kewaspadaan.
Selain itu, listrik, komunikasi, air bersih, dan pasokan BBM hingga gas berangsur pulih, yang merupakan kabar baik bagi para penyintas bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara