Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 14:07 WIB

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 969 Orang Tewas dan 252 Masih Hilang!

Author

Desa Lubok Pusaka, Aceh Utara, Aceh, luluh lantak akibat bencana banjir bandang. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

INDOZONE.ID - Bencana banjir dan longsor di Sumatra, tepatnya Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), masih jadi perhatian Indonesia hingga hari ini, Rabu (10/12/2025).

Jumlah korban jiwa, hilang, hingga luka-luka pun terus bertambah seiring berjalannya waktu. Melansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (10/12/2025), pukul 13.30 WIB, korban jiwa karena bencana ini telah menyentuh 969.

Aceh jadi provinsi dengan korban jiwa sementara terbanyak, yakni 391. Lalu, 340 jiwa tercatat meninggal dunia di Sumut. Terakhir, Sumbar mencatatkan 238 orang wafat karena bencana ini.

Selain itu, 252 orang belum diketahui keberadaannya hingga sekarang. Rincian orang hilang karena tragedi ini, yaitu Sumut 128 jiwa, Sumbar 93 jiwa, dan Aceh 31 jiwa.

Baca juga: 6 Arahan Presiden Prabowo untuk Pemulihan Bencana Sumatra Usai Tinjau Aceh

Lalu, hingga siang ini, tercatat 5 ribu orang terluka karena banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Selain melukai warga setempat, bencana ini juga merusak berbagai bangunan di sana, termasuk rumah hingga infrastruktur penunjang kehidupan.

Diketahui, 157,9 ribu rumah, 1,2 ribu fasilitas umum, 584 fasilitas pendidikan, 423 rumah ibadah, 287 kantor, dan 298 jembatan di 52 kabupaten terdampak, rusak.

Menilik kondisi sekarang, para korban selama di pengungsian membutuhkan bantuan dari semua pihak terkait, terutama pemerintah.

Di tengah proses pemulihan usai bencana, para korban diharapkan mendapatkan semua kebutuhan yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Diharapkan, para korban dan setiap daerah terdampak bisa segera bangkit, sehingga kehidupan bisa berjalan seperti sedia kala.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BNPB

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU