Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 10:30 WIB

Gas Langka, Warga Aceh Tengah Terpaksa Kembali ke Kayu Bakar

Author

Warga Desa Kemeili menggunakan kayu bakar untuk memasak karena tidak dapat gas elpiji 3 kilogram.(Rizki Maulizar/Z Creators)

INDOZONE.ID - Sejumlah warga Kabupaten Aceh Tengah mulai kembali menggunakan kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan memasak akibat kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang telah berlangsung sejak sepekan terakhir.

Kondisi ini terpantau setelah pasokan gas di tingkat pengecer kembali habis, Selasa (9/12/2025).

Epah, seorang ibu rumah tangga di Desa Kemili, mengatakan bahwa dirinya dan banyak warga lain kini terpaksa mengandalkan kayu bakar untuk memasak.

“Sudah dua minggu lebih tidak ada gas di wilayah kami. Minggu lalu masih bisa memasak dengan sisa gas yang ada di tabung pascabanjir, tapi sejak Minggu kemarin gasnya benar-benar habis. Akhirnya kami kembali masak pakai kayu bakar menggunakan panci kanett,” ujar Epah.

Baca juga: Kelangkaan Gas 3 Kg Terjadi di Bireuen Pasca Bencana, Melambung Tinggi Capai 100 Ribu Satu Tabung

Ia menjelaskan, meski kondisi ini bukan hal baru di wilayah pedesaan, namun kelangkaan gas kali ini terasa lebih berat karena masyarakat masih dalam masa pemulihan pascabanjir. Banyak warga yang kehilangan peralatan memasak, sementara sebagian lainnya harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit untuk membeli kayu atau mencari sendiri ke kebun.

Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram juga dilaporkan terjadi di sejumlah desa di Aceh Tengah. Warga berharap pasokan gas dapat segera distabilkan untuk menghindari antrean panjang dan potensi permainan harga di tingkat pengecer.

Epah juga berharap pemerintah daerah serta aparat terkait memperketat pengawasan distribusi gas agar tidak terjadi penyelewengan di lapangan.

“Setiap gas masuk ke pengecer atau agen harus diawasi pihak berwajib. Masyarakat kecil yang miskin harus dipastikan mendapatkan bagian,” tegasnya.

Baca juga: Pasokan Gas Subsidi Aceh Barat Mulai Masuk, Pemkab Fokus Kawal Distribusi kepada Warga Terdampak

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Aceh Tengah masih melakukan koordinasi dengan agen dan sub penyalur untuk memastikan distribusi gas dapat berjalan lancar dalam beberapa hari ke depan. Warga berharap situasi dapat segera normal agar aktivitas rumah tangga tidak terus terganggu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU