Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 13:20 WIB

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa bagi Guru Belum S1 Mulai 2026

Author

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta. (ANTARA/Hana Kinarina)

INDOZONE.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan beasiswa pendidikan, bagi 150 ribu guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1, mulai tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, anggaran program tersebut sudah masuk dalam alokasi tahun 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.

“Tahun depan kami sudah mengalokasikan untuk 150 ribu beasiswa bagi guru yang belum D4 atau S1, dan itu sudah masuk dalam anggaran tahun 2026,” ujar Mu’ti dalam Taklimat Media Setahun Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (22/10/2025).

Program beasiswa ini akan diberikan melalui mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan guru berpengalaman untuk mendapatkan pengakuan atas pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki sebelumnya.

Mu’ti menjelaskan, tahun ini Kemendikdasmen sudah menyalurkan beasiswa kepada 12.500 guru dengan nilai Rp3 juta per semester. Para penerima kini telah memulai proses perkuliahan di berbagai perguruan tinggi mitra.

Baca juga: Kemendikdasmen Tetapkan Bantuan Kuliah untuk Guru PAUD - SMA

“Harapan kami dalam satu tahun, program ini selesai dan mudah-mudahan bisa diwisuda pada tahun yang akan datang,” katanya.

Mu’ti menambahkan, mayoritas penerima beasiswa berasal dari kalangan guru PAUD dan SD, yang selama ini belum memenuhi kualifikasi minimal pendidikan D4/S1.

Dengan dukungan beasiswa dan RPL, Kemendikdasmen berharap seluruh guru Indonesia dapat mencapai standar kualifikasi dan profesionalisme yang diamanatkan dalam sistem pendidikan nasional.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi guru yang tertinggal dalam hal kualifikasi akademik. Guru yang berkualitas adalah kunci bagi pendidikan Indonesia yang unggul,” pungkasnya.

PPG Diperluas untuk 808 Ribu Guru

Selain beasiswa pendidikan formal, Kemendikdasmen juga menargetkan perluasan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan profesionalisme pendidik.

Jika pada 2025 PPG diikuti 600 ribu guru, tahun depan jumlahnya akan meningkat menjadi lebih dari 808 ribu peserta.

Baca juga: 191.296 Formasi Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Disetujui, Kemenag 2025 Fokus Percepatan Pemberkasan

“Tahun ini target 600 ribu guru sudah terpenuhi dan sudah mulai pelaksanaan. Tahun depan kita targetkan 808 ribu lebih guru mengikuti PPG,” jelas Mu’ti.

Kemendikdasmen juga telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk mendukung pelaksanaan RPL secara luas.

Langkah ini, kata Mu’ti, merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.

“Program ini menunjukkan komitmen kami dan Bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas guru. Jadi kalau kemarin ada yang mengatakan guru tidak diurusi, inilah buktinya. Tahun ini sebanyak 12.500 guru sudah terdaftar untuk belajar di perguruan tinggi mitra,” ujar Mu’ti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU