Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 AGUSTUS 2025 • 13:10 WIB

Tingkatkan Kapasitas Sesuai Perkembangan Zaman, 67 Guru PAUD Ikuti Diklat Koding dan Kecerdasan Artificial

Tingkatkan Kapasitas Sesuai Perkembangan Zaman, 67 Guru PAUD Ikuti Diklat Koding dan Kecerdasan ArtificialPelatihan koding dan AI untuk guru PAUD

INDOZONE.ID - Sebanyak 67 Guru PAUD perwakilan dari sekolah di Klaten, Jawa Tengah, mengikuti Program Diklat Koding dan Kecerdasan Artificial (KKA). Diklat KKA ini merupakan program baru dari Kementerian Dikdasmen.

Sesuai kemajuan dan menjawab kebutuhan jaman, anak-anak harus diperkenalkan dengan materi digital sejak dini.

Untuk itu, Kementerian Dikdasmen RI melalui Dinas Pendidikan Klaten, mengikutsertakan 67 Guru PAUD mengikuti Diklat KKA.

Diklat berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (19-20/8/2025) bertempat di Gedung Pertemuan Intan Pariwara Klaten.

Baca juga: Sejumlah Warga Parepare Keluhkan Kenaikan PBB, Pemkot Hentikan Penagihan Sementara

Para peserta akan diberi materi KKA oleh 4 fasilitator (pemateri) dari Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Autobot School Klaten, yang sudah dinyatakan lolos kompetensi dari Kementerian Dikdasmen.

Menurut Ririn Rias Rahayu, salah seorang fasilitator, dengan mengikuti diklat ini, diharapkan para peserta mampu mengadopsi sistem KKA serta bisa berpikir komputasional, anak-anak harus dilatih motoriknya, dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan mengikuti diklat KKA ini, diharapkan para peserta bisa mengadopsi sistem KKA serta bisa berpikir komputasional karena anak-anak harus dilatih motoriknya, dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," jelas Ririn, saat ditemui disela-sela kesibukannya menyampaikan materi.

Salah seorang peserta, Septi Rinda, dari TK Pangudi Luhur Soegiyopranata Klaten mengatakan, dirinya senang bisa terpilih mengikuti program Diklat KKA ini. 

Baca juga: Kebakaran Apartemen di Jakbar Semalam: 10 Korban Selamat, 1 Lansia Terbakar

Menurutnya, diklat KKA ini adalah sebuah ide yang baik karena sangat dibutuhkan di jaman yang semuanya serba digital.

"Karena saya belum begitu paham seperti apa itu koding, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Rinda antusias.

Peserta lain, Mufti Ishlahuddin dari PPTQ Ibnu Abbas Klaten mengakui kalau kegiatan Diklat KKA ini sangat bagus dan bisa memanfaatkan teknologi AI semaksimal mungkin.

"Kita saat ini berada di zaman yang teknologinya berkembang dan sekarang banyak teknologi AI. Maka kita perlu mempelajari semua itu, agar bisa memanfaatkan teknologi AI semaksimal mungkin untuk perkembangan pendidikan di Indonesia," kata Mufti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tingkatkan Kapasitas Sesuai Perkembangan Zaman, 67 Guru PAUD Ikuti Diklat Koding dan Kecerdasan Artificial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!