Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol Dapat Banyak Pesanan Makanan dari Luar Negeri
INDOZONE.ID - Ketika Rizky Azhar, seorang pengemudi ojek online di Indonesia, menerima pesanan makanan dari Malaysia, ia tidak menyangka akan mendapat kejutan.
Dalam pesanan itu tertulis catatan khusus bahwa seporsi nasi dengan daging sapi asap memang dikirim untuknya.
Rupanya, pesanan tersebut adalah bagian dari dukungan solidaritas warga dari kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Kasus Ojol Affan Dilindas Rantis Brimob Masuk Ranah Pidana, Propam Serahkan ke Bareskrim
Mereka ramai-ramai memesan makanan bagi pengemudi ojek online di Indonesia sebagai bentuk dukungan atas aksi protes yang telah berlangsung selama sepekan.
Protes itu dipicu oleh isu ketidakadilan pendapatan, terutama terkait besarnya tunjangan anggota DPR, sementara pengemudi masih harus bertahan dengan upah rendah dan pendapatan yang tidak menentu.
Tragedi Affan Kurniawan dan Meluasnya Protes
Gelombang protes semakin besar setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia karena tertabrak mobil Brimob di Jakarta.
Peristiwa tragis itu membuat isu kesejahteraan pengemudi ojek online semakin menjadi perhatian masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa aparat kepolisian dan TNI akan tetap bersiaga menghadapi aksi protes, meski sering berujung ricuh.
Sejak insiden yang menewaskan Affan, tercatat sudah sepuluh orang meninggal dunia dalam rangkaian demonstrasi tersebut.
Solidaritas Lintas Negara Melalui Pesanan Makanan
Di tengah situasi penuh ketegangan, muncul dukungan dari luar negeri. Warga dari kawasan Asia Tenggara mengirimkan pesanan makanan untuk para pengemudi ojek online Indonesia. Foto-foto makanan itu pun tersebar di media sosial sebagai simbol kepedulian.
Salah satunya datang dari Ayman Hareez Muhammad Adib, pemuda 23 tahun asal Kuala Lumpur, Malaysia. Ia memesan makanan melalui aplikasi Grab Food, yang akhirnya sampai ke tangan Rizky.
“Ini cara kami menunjukkan kepedulian terhadap apa yang terjadi di Indonesia, dengan berbagi makanan,” ujar Ayman.
Pesanan tersebut biasanya disertai catatan bahwa makanan bisa langsung dimakan pengemudi atau diberikan kepada keluarga mereka.
Rizky mengaku terharu ketika menerima pesan dari Ayman pada Rabu (3/9/2025), di saat Jakarta lumpuh akibat banyak sekolah dan kantor ditutup karena protes.
“Kami tidak menyangka ada warga negara asing yang begitu peduli dengan nasib kami,” kata Rizky.
Grab dan GoTo Menanggapi Fenomena Solidaritas
Suasana duka juga terlihat pekan lalu ketika ratusan pengemudi motor mengiringi jenazah Affan menuju tempat pemakaman.
Sebagian besar dari mereka adalah mitra Grab dan Gojek, dua perusahaan transportasi daring terbesar di Indonesia di bawah naungan GoTo.
Tyas Widyastuti, Direktur Mobilitas dan Logistik Grab, mengakui adanya peningkatan pesanan dari luar negeri dalam sepekan terakhir.
Ia tidak merinci jumlah maupun asal negara pesanan, namun menegaskan mayoritas datang dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Baca juga: Aksi HMI di Malang: Suara Lingkungan dan Doa untuk Driver Ojek Online
Perlakukan Pengemudi Anda!
Di sisi lain, juru bicara GoTo menjelaskan bahwa fitur “Perlakukan Pengemudi Anda” mendapat sambutan positif dari para pelanggan selama periode protes ini.
Meski begitu, ia tidak memastikan apakah ada pesanan yang juga datang dari luar negeri.
Baca juga: Kompolnas Pelototi Sidang Etik Brimob yang Lindas Ojol Affan Hingga Tewas
Transportasi daring seperti ojek online sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di Jakarta yang terkenal dengan kemacetan lalu lintasnya.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, para pengemudi kerap turun ke jalan untuk menuntut upah yang lebih layak, jaminan kerja, serta perlakuan yang adil.
Meski menuai kritik, Grab dan GoTo tetap menegaskan bahwa praktik bisnis mereka berjalan sesuai aturan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters