Kamis, 28 AGUSTUS 2025 • 20:20 WIB

Macan Tutul Lepas dari Lembang Park and Zoo, Anjing Pelacak hingga Penembak Jitu Dikerahkan

Author

Ilustrasi macan tutul. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kaburnya seekor macan tutul jantan berusia 3,5 tahun dari kandang karantina Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, membuat aparat kepolisian bersama TNI dan tim gabungan melakukan pencarian intensif. Polres Cimahi menetapkan radius 1 kilometer dari kebun binatang sebagai area pencarian utama.

Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda menjelaskan, tim gabungan dibagi ke tiga sektor, yakni ke arah barat, timur, serta area sekitar kebun binatang.

“Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan atau melihat binatang tersebut segera melapor ke call center 110 Polres Cimahi atau ke polsek terdekat,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Untuk mempercepat pencarian, polisi menerjunkan anjing pelacak K9, sementara penembak jitu disiapkan dari TNI dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Mengingat macan tutul merupakan satwa nokturnal, pencarian berlanjut hingga malam hari.

“Kami juga menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk berjaga di sekitar pemukiman warga demi keamanan,” tambah Dana.

Baca juga: Kisah Mistis Gunung Sadakeling: Gunung Angker yang Dijaga Macan Hitam, Ular Gaib, dan Batu Hidup

Tanda keberadaan macan tutul sempat terlihat di area parkiran, meski kepastian jejak tersebut masih diteliti lebih lanjut. Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, menduga satwa itu belum keluar dari kawasan kebun binatang.

Menurutnya, macan tutul cenderung menghindari manusia dan memilih tempat berpohon lebat atau dekat sumber air.

“Harapan utama kita bagaimana bisa segera ditemukan, lalu dipastikan dan dilepasliarkan kembali,” ucap Agus.

Humas Lembang Park and Zoo, Miftah Setiawan, mengungkapkan macan tutul itu berhasil kabur dengan cara menjebol bagian atap kandang karantina pada Kamis pagi.

“Hewan liar tidak bisa ditebak kekuatannya. Diduga stres karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga berhasil menjebol kandang,” jelasnya.

Hewan tersebut terakhir terlihat pukul 04.00 WIB masih berada di dalam kandang. Namun, satu jam kemudian satwa sudah tidak ditemukan.

Baca juga: Bikin Geger! Macan Tutul Nyasar Masuk ke Balai Desa di Kuningan, Warga Panik Gak Ketulungan

Padahal, rencananya macan tutul itu akan menjalani observasi terakhir sebelum dilepasliarkan ke kawasan Gunung Ciremai, Kuningan.

Agus menambahkan, satwa ini sebelumnya dititipkan ke Lembang Park and Zoo pada Senin (25/8/2025) oleh BBKSDA Jawa Barat.

Lokasi ini dipilih karena memiliki fasilitas karantina dan tenaga medis yang lebih lengkap dibandingkan lembaga konservasi lainnya.

“Awalnya mau dititip di Lembaga Konservasi Cikembulan, Garut. Namun karena fasilitas kesehatan hewan di sana belum lengkap, maka diputuskan dibawa ke Lembang,” terangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU