Kamis, 14 AGUSTUS 2025 • 21:14 WIB

Polisi Duga 2 Bocah SD Tewas Saat Eskul Renang di Bekasi Tak Diawasi Guru Saat Tenggelam

Author

Ilustrasi tenggelam. (ANTARA/HO)

INDOZONE.ID - Kabar baru muncul terkait kasus dua bocah SD yang tewas tenggelam saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (eskul) renang di Bekasi, Jawa Barat. Polisi menduga, saat peristiwa terjadi, korban tidak mendapat pengawasan dari guru atau pendamping.

Hal ini disampaikan Kapolsek Babelan, Kompol Wito. Menurutnya, guru yang bertugas saat itu tidak mengetahui ketika korban mulai tenggelam.

"Ya, pengawasnya tidak melihat. Justru malah diberi tahu oleh teman korban yang ikut berenang. Temannya bilang ke pelatih atau guru, ‘Ada yang tenggelam, ada yang tenggelam’," ujar Kompol Wito kepada wartawan, Kamis (14/8/2025).

Baca juga: Viral Pengajian Umi Cinta di Bekasi, MUI Sebut Ajaran Tak Menyimpang

Setelah mendapat informasi tersebut, guru langsung bergegas memberikan pertolongan.

"Kemudian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit," ungkapnya.

Polisi Amankan Rekaman CCTV

Kompol Wito menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus ini. Salah satu langkahnya adalah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Rekaman CCTV dari warga dan dari area kolam sudah diamankan. Saat ini sedang kami periksa untuk mencari bukti-bukti lain," kata Wito.

Baca juga: Kronologi Tewasnya 2 Bocah SD Diduga Tenggelam saat Ikut Ekskul Renang di Bekasi

Selain CCTV, polisi juga mengumpulkan keterangan para saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.

"Jadi, bukti rekaman akan kami padukan dengan keterangan saksi-saksi," paparnya.

Diketahui sebelumnya, dua siswa SDIT di Bekasi meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan eskul renang di sekolah mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU