Ilustrasi tenggelam. (dok. Indozone)
INDOZONE.ID - Pihak kepolisian membeberkan kronologi tewasnya KBW (7 tahun) dan FAP (6), dua bocah SD Islam Terpadu (SDIT) di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kedua korban diketahui tewas saat sedang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang di sekolahnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten, AKBP Agta Bhuwana Putra, mengatakan insiden nahas ini bermula saat kedua bocah melakukan aktivitas sekolah seperti biasa pada 06.30 WIB. Kedua korban yang juga saling bertetangga, berangkat sekolah bersama-sama.
Baca juga: Korban Tenggelam di Irigasi Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia
"Pergi berangkat ke sekolah diantar oleh ibunya FAP dan rencananya setelah pulang sekolah KBW dan FAP gantian dijemput oleh ibunya KBW," kata Agta dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (13/8/2025).
Rupanya hari itu menjadi hari terakhir kedua bocah bersekolah. Siang harinya sekitar pukul 14.00 WIB, kedua korban mengikuti ekstrakurikuler renang untuk pertama kalinya bagi siswa kelas satu.
"Setelah kegiatan belajar mengajar selesai, dilanjutkan ekstrakurikuler renang di kolam renang milik sekolah yang berlokasi di depan sekolah SDIT Ibnul Jazari. Adapun pada hari itu adalah ekstrakurikuler renang yang pertama kali untuk murid kelas satu," ungkap Agta.
Baca juga: Ikut Ekskul Renang, 2 Siswa SD di Babelan Tewas Tenggelam
Singkat cerita, pada pukul 14.30 WIB, kedua orang tua korban ditelepon oleh pihak sekolah dan diminta untuk datang ke rumah sakit. Pihak sekolah memberi kabar jika kedua korban telah tewas akibat tenggelam.
"Setelah itu korban dibawa pulang ke rumah duka yaitu di kediaman masing-masing," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers