Kamis, 24 JULI 2025 • 10:15 WIB

Pemuda Asal Aceh Tengah Terjebak di Kamboja, Pemuda Muhammadiyah Siap Bantu Proses Pemulangan

Author

Ilustrasi TKI asal Indonesia yang dikembali dari Malaysia. (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid)

INDOZONE.ID - Seorang pemuda asal Kabupaten Aceh Tengah bernama Al Muttakim (19 tahun) saat ini berada di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja, setelah diduga menjadi korban perekrutan kerja ilegal dengan janji palsu, Rabu (23/7/2025).

Berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak keluarga dan Pemuda Muhammadiyah Aceh Tengah, Al Muttakim merupakan warga Asir-Asir, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Ia berangkat dari kampung halamannya pada bulan Ramadan lalu, tepatnya pada tanggal 13 Maret 2025, bersama seorang temannya menuju Kota Medan, Sumatra Utara.

Setibanya di Medan, Al Muttakim dihubungi oleh pihak yang tidak dikenal dan diiming-imingi pekerjaan di luar negeri dengan tawaran gaji besar.

Empat hari kemudian, pada tanggal 17 Maret 2025, ia mengabari keluarganya bahwa dirinya telah tiba di Kamboja.

Saat ini, Al Muttakim dalam kondisi aman dan telah berada di bawah perlindungan KBRI di Phnom Penh.

Baca juga: Gegara Kangen Rumah Calon TKI Bongkar Penyelundupan TKI Ilegal, Kirim Shareloc ke BP2MI

Ia hanya memiliki salinan dokumen seperti paspor dan KTP dalam bentuk foto, karena dokumen aslinya dilaporkan hilang.

Ketua Umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Aceh Tengah, Termulo Zinger Merala, menyampaikan keprihatinan dan komitmen pihaknya untuk membantu proses pemulangan Al Muttakim ke kampung halaman.

“Segala usaha akan kita jalankan sesuai prosedur dan pengalaman untuk membawa Muttakim kembali kepada keluarga tercinta. Kami berkoordinasi erat dengan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Pusat untuk mempercepat proses ini,” ujar Termulo.

Pihak keluarga, masyarakat setempat, serta organisasi Pemuda Muhammadiyah terus memantau perkembangan kasus ini dan berharap agar proses pemulangan dapat segera terealisasi.

Baca juga: Ribuan Orang Jadi Korban TPPO Modus Jadi TKI, Polri Imbau Masyarakat Pilih Jalur Legal

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap tawaran kerja luar negeri yang tidak jelas asal-usul dan legalitasnya.

Pemuda Muhammadiyah menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat lebih waspada dan aktif melaporkan jika menemukan indikasi praktik perekrutan tenaga kerja ilegal guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU