RTH Kali Ngowo rusak parah dibangun habiskan dana Rp11,9 miliar. (Z Creators/Firmanto Imansyah)
INDOZONE.ID - Tahun 2017 yang lalu Kementerian PUPR menggelontorkan anggaran sampai Rp11,9 miliar untuk penataan ruang sempadan Sungai Ngrowo Tulungagung menjadi RTH Kali Ngrowo sepanjang 6,7 kilometer menjadi lokasi olahraga yang jadi jujukan keluarga.
Bahkan setelah selesai pembangunannya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menetapkan lokasi ini sebagai destinasi wisata kuliner yang terus bertahan sampai saat ini.
Sayangnya, banyak fasilitas umum seperti kursi, tempat sampah, lampu kini kondisinya memprihatinkan. Hal ini disampaikan oleh salah satu pengunjung jogging track, Herman.
Herman mengaku sering menghabiskan waktu pada sore dan malam hari di area jogging track ini sejak pertama kali diresmikan pada 2017 yang lalu. Lokasinya yang ada di pinggir sungai menjadi tempat yang asyik untuk melepas lelah.
Namun sekitar 2 tahun setelah diresmikan, mulai banyak fasilitas umum yang rusak dan dibiarkan begitu saja sampai saat ini.
"Sudah gelap, kursinya rusak, Ndak diganti juga sampai sekarang," keluhnya pada Rabu (28/06/2023).
RTH Kali Ngowo rusak parah dibangun habiskan dana Rp11,9 miliar. (Z Creators/Firmanto Imansyah)
Menurutnya, dulu hanya satu dua kursi saja yang rusak, tapi sekarang sudah banyak yang rusak, bahkan ada yang tinggal besinya saja dan sudah tidak bisa digunakan untuk duduk.
"Sekarang malah ada yang tinggal tiangnya saja, sudah ndak berbentuk kursi," ucapnya.
Begitu juga dengan tempat sampah, yang awalnya selalu ada di sekitar kursi pengunjung, namun sekarang sudah tidak ada karena rusak dan sengaja dilepas oleh pengelola.
"Ya jangan heran kalau pagi banyak bungkus plastik makanan, lah tempat sampahnya saja enggak ada," ungkapnya.
Baca juga:
Terungkap! Ini Penyebab Pasutri di Tulungagung Tewas Mengenaskan di Ruang Karaoke
Miris! Anak yang Bunuh Tukang Sate di Bekasi Usai Salat Ied Ternyata Pecatan TNI AD
7 Fakta Sadis Ibu di Jember Bunuh Dua Anaknya Sebelum Tewas Gantung Diri
Tidak hanya itu saja, pengunjung lain yakni Asti, juga mengaku heran dengan rusaknya lampu taman di lokasi itu.
Bahkan di sisi kelurahan Panggungrejo yang masuk kawasan jogging track ini, sebagian lampu tamannya sudah hilang, tinggal besi penyangga kabel atau bahkan ada lampu taman yang beralih fungsi menjadi pot bunga.
"Paling yang masih nyala tinggal berapa biji, sisanya rusak atau bahkan jadi pot bunga," tuturnya.
RTH Kali Ngowo rusak parah dibangun habiskan dana Rp11,9 miliar. (Z Creators/Firmanto Imansyah)
Selain kondisi fasilitas umum yang tidak terurus, pengunjung lain juga kerap mengeluhkan penggunaan lahan jalan menjadi parkir dadakan maupun menjadi lapak dadakan, terutama di sekitar Jembatan Lembu Peteng pada saat malam hari.
Hal ini mengakibatkan kemacetan yang panjang, terlebih saat ada dua mobil yang tengah melintas berlawanan arah.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: