Petugas kepolisian melakukan penyekatan jalan. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
Polda Metro Jaya meminimalisir adanya tindakan kejahatan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) di ibu kota DKI Jakarta dan sekitarnya. Caranya dengan menerjunkan anggota-anggota berpakaian preman yang akan disebar ke sejumlah titik.
"Ya tentu (ada polisi berpakaian preman) untuk memastikan, DKI ini kan aman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan kepada wartawan, Rabu (22/12/2021).
Zulpan tidak menjelaskan jumlah detail dari personel berpakaian preman yang bakal disebar pihaknya. Namun, dia menyebut personel tersebut masih masuk dalam 8.000 personel gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan Nataru di DKI.
"Kekuatan pengamanan yang 8.000 ini termasuk semuanya gabungan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya," beber Zulpan.
BACA JUGA: Amankan Nataru di Indonesia, Ratusan Ribu Personel Dikerahkan
Seperti diketahui, Mabes Polri menyiapkan sebanyak 177.212 personel untuk mengamankan nataru di Indonesia. Untuk di ibu kota sendiri, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 8.000 personel gabungan untuk mengamankan nataru.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga menerapkan Crowd Free Night (CFN) atau malam bebas kendaraan saat malam tahun baru. CFN akan berlangsung di 73 titik di Jakarta.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: