Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 20 APRIL 2021 • 14:07 WIB

Akhiri Polemik Vaksin Nusantara, Menkes-KSAD-BPOM Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Akhiri Polemik Vaksin Nusantara, Menkes-KSAD-BPOM Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menandatangani Nota Kesepahaman terkait penelitian sel dendritik untuk penanganan Covid-19

Nota kesepahaman tiga pihak itu berisi tentang "Penelitian Berbasis Pelayanan Menggunakan Sel Dendritik untuk Meningkatkan Imunitas Terhadap Virus SARS-CoV-2". Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta, pada Senin (19/4/2021).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendy turut menyaksikan langsung penandatangan nota kesepahaman itu.

Menurut Muhadjir penandatanganan tripartit 'kesepahaman antara tiga pihak' itu dimaksudkan sebagai jalan keluar atas pelaksanaan penelitian yang selama ini sudah berjalan dan diberi label dengan penelitian Vaksin Nusantara.

"Dalam perjalanannya (Vaksin Nusantara) terkendala oleh prosedur dan dipandang tidak memenuhi kaidah dan standar yang ditetapkan BPOM khususnya pada tahap uji klinis 1," ujar Muhadjir dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Pamer Selfie Cantik di Toilet, Case HP Anggun C Sasmi Bikin Netizen Salfok: Legendaris

Ia mengatakan, dengan adanya kesepahaman antara Menkes, KSAD dan Kepala BPOM itu, maka akan terjadi pemindahan program kegiatan penelitian.

"Yang semula berada dalam platform penelitian vaksin dan berada di bawah pengawasan BPOM, sekarang dialihkan ke 'Penelitian Berbasis  Pelayanan' yang pengawasannya berada di bawah Kemenkes," tuturnya.

Muhadjir menjelaskan, jika nantinya dalam nota kesepahaman itu, RSPAD Gatot Subroto ditetapkan sebagai penyelenggara penelitian.

Mantan Mendikbud ini berkata, penandatangan nota kesepahaman oleh tiga pejabat tinggi negara itu, merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam mendukung upaya-upaya yang membantu mengatasi pandemi di Indonesia.

"Ini untuk menunjukkan bahwa pemerintah memberi perhatian serius terhadap semua penelitian yang bermaksud membuat terobosan dalam upaya mencari metode dan teknik baru dalam upaya mengakhiri pandemi Covid 19," ucap Muhadjir.
 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Akhiri Polemik Vaksin Nusantara, Menkes-KSAD-BPOM Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!