Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 JULI 2020 • 12:12 WIB

Jokowi Bentuk Komite Covid-19 dan PEN, PKS: Jangan Jadi Pepesan Kosong

Jokowi Bentuk Komite Covid-19 dan PEN, PKS: Jangan Jadi Pepesan KosongPresiden RI Joko Widodo atau Jokowi. (Instagram/@jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk kemudian dibentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 berlaku mulai 20 Juli 2020.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR, Sukamta menyebut langkah perubahan ini bisa tidak efektif jika Presiden tidak memperbaiki persoalan substansi dalam penanganan Covid-19 beserta dampaknya.

"Saya berharap ini jangan hanya sekedar ganti nama, karena Pemerintah sekarang kayaknya baru suka ganti-ganti istilah. Lontarkan istilah New Normal kemudian diralat jadi adaptasi kebiasaan baru," ucap Sukamta dalam keterangannya kepada Indozone, Kamis (23/7/2020).

"Istilah PDP, ODP, OTG diganti dengan suspek, kontak erat dan konfirmasi Covid. Sekarang giliran Gugus Tugas diganti istilah jadi Satuan Tugas. Jika hanya ganti nama tanpa ada substansi yang diperbaiki, maka ini akan sia-sia dan hanya jadi pepesan kosong," tambahnya.

Sukamta menyebutkan jika ada hal baru dalam Perpres ini adalah adanya tim pemulihan ekonomi. Namun demikian, ia menilai Perpres ini masih setengah hati dalam soal pemulihan ekonomi nasional karena tidak adanya upaya untuk membentuk tim pemulihan ekonomi di tingkat daerah.

"Dalam soal penanganan Covid-19, di daerah juga dibentuk satuan tugas. Tetapi dalam soal pemulihan ekonomi hanya dibentuk tim di level pusat. Padahal dampak pandemi ini secara ekonomi juga dirasakan sampai daerah. Banyak sektor ekonomi rakyat di daerah yang sekarang mati suri. Ini jelas kebijakan yang masih sepotong-sepotong," terang Sukamta.

Lebih lanjut, anggota Komisi I tersebut pun berharap, pemerintah membuktikan adanya Perpres ini kinerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi semakin baik.

"Setidaknya dalam satu bulan kedepan pemerintah perlu buktikan ada progres yang nyata. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, semestinya segera keluarkan grand desain dan tahapan demi tahapan yang akan dilakukan. Jangan sampai perjalanan penanganan pandemi yang sudah berlangsung lebih dari empat bulan tanpa arah ini terulang lagi," tutupnya.
 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jokowi Bentuk Komite Covid-19 dan PEN, PKS: Jangan Jadi Pepesan Kosong

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!