Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 APRIL 2026 • 14:40 WIB

May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Kawasan Monas Besok

May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Kawasan Monas BesokBuruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta. (ANTARA FOTO/Salma Talita)

INDOZONE.ID - Peringatan hari buruh atau may day jatuh pada hari Jumat, 1 Mei 2026 besok. Pihak Polda Metro Jaya memprediksi akan ada sebanyak 200 ribu buruh yang akan memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, besok.

"Diperkirakan sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200.000 lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

May day akan difokuskan di kawasan Monas. Komar mengungkap jika pihaknya juga sudah mengikuti rapat dengan Polda jajaran yang dipimpin oleh Kakorlantas.

Baca juga: Gas Air Mata Ditembakkan ke Buruh India yang Tuntut Kenaikan Upah

"Baru saja kita melaksanakan rapat koordinasi dengan melibatkan seluruh Direktorat Lalu Lintas beberapa wilayah, mulai dari Ditlantas Polda Jatim, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten sampai Lampung ya, dipimpin dari Korlantas untuk memastikan bahwa pergerakan saudara-saudara kita buruh besok, pelaksanaan Hari May Day Internasional 2026 yang dipusatkan di Monas ini bisa berjalan dengan tertib, aman dan lancar," ungkap Komar.

Diperkirakan juga ada ribuan bus yang mengarah ke Jakarta, untuk mengangkut massa yang akan mengikuti aksi tahunan ini.

"Kalau diasumsikan ada sekitar 4.000 bus nanti yang akan mengarah ke Jakarta, sudah kita atur sedemikian rupa," kata Komar.

Baca juga: Ada Demo Buruh di Gedung DPR Hari Ini, 1.948 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan

Untuk memastikan ruas jalan tetap lancar dilalui masyarakat, Komar mengungkap jika pihaknya juga bakal melakukan rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional.

"Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan, sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan," pungkas Komar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Kawasan Monas Besok

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!