Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 APRIL 2026 • 11:00 WIB

Wamen P2MI Tinjau Pelatihan Welder di Serang Baru, Persiapkan Tenaga Migran Terampil

Wamen P2MI Tinjau Pelatihan Welder di Serang Baru, Persiapkan Tenaga Migran TerampilWakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla saat meninjau lokasi pelatihan welder atau pengelasan para calon pekerja migran yang akan berangkat ke Korea Selatan. (Joy Andre/Z Creators)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, meninjau pelatihan welder di Lembaga Pelatihan Bahasa dan Pengelasan milik PT Wihe Yeon Gyo Indonesia di Cikarang Jati, Desa Jaya Sampurna, Serang Baru, Kamis (9/4/2026).

Dalam kunjungannya, Dzulfikar menyoroti metode pelatihan yang menggabungkan pembelajaran bahasa, penguatan sikap profesional, serta peningkatan keterampilan teknis dasar.

Menurutnya, pelatihan terintegrasi ini dinilai efektif untuk mempersiapkan peserta agar siap bekerja di luar negeri.

“Konsep pelatihan terintegrasi ini memungkinkan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi di satu tempat. Mereka bisa belajar bahasa, membentuk sikap kerja, sekaligus mengasah keterampilan teknis dasar,” ujar Dzulfikar kepada wartawan di lokasi, Kamis.

Baca juga: Banyuwangi Siapkan Regulasi Baru untuk Lindungi Pekerja Migran, DPRD Fokus Sempurnakan Raperda

Ia menambahkan, peserta yang mengikuti program ini sebagian besar merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah memenuhi persyaratan usia untuk bekerja di luar negeri.

Pelatihan tahap akhir berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan sebelum masuk ke tahap finalisasi kemampuan para calon pekerja migran, menjelang pemberangkatan ke Korea Selatan.

“Durasi pelatihan di tahap akhir lebih singkat karena peserta sudah memiliki dasar keterampilan. Proses ini bertujuan untuk mematangkan kemampuan mereka agar siap bekerja,” jelasnya.

Dzulfikar menegaskan bahwa tinjauan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia.

Baca juga: Berangkatkan 2 Orang di Luar Prosedur, Kantor Penyalur Pekerja Migran di Bekasi Disegel

Berdasarkan data pemerintah, sebagian besar pekerja migran yang diberangkatkan masih mendominasi sektor dengan keterampilan rendah. Program ini diharapkan mampu menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi yang lebih tinggi.

“Harapannya, mereka tidak hanya bekerja di luar negeri, tetapi juga membawa pengalaman dan keterampilan kembali ke Indonesia, yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan diri maupun masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wamen P2MI Tinjau Pelatihan Welder di Serang Baru, Persiapkan Tenaga Migran Terampil

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!