INDOZONE.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mendadak pingsan saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Dilansir dari Antara, Minggu (25/1/2026), Menteri KKP terjatuh ke lantai saat prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari keluarga untuk negara di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta.
"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari Alm. Ferry, ketika menyerahkan jenazah korban ATR sebelum Menteri KKP tak sadarkan diri.
Baca juga: KKP Beri Penghormatan Terakhir Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Tak lama kemudian, gedebuk terdengar dan langsung membuat heboh seluruh peserta upacara.
Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, kemudian maju mengambil posisi untuk menggantikan Menteri Trenggono sebagai inspektur upacara.
Selepas upacara selesai, Didit menyampaikan jika Trenggono sudah sadarkan diri. Ia menjelaskan Trenggono pingsan karena kelelahan.
“Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” ujar Didit.
Upacara yang berlangsung di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus pelepasan bagi almarhum Ferry Irawan, almarhum Yoga Naufal, serta Capt. Andy Dahananto. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas dalam peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, prajurit TNI yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Semua Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan: Momen Haru pun Tersaji!
Dalam siaran pers resmi TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, disebutkan bahwa penemuan para korban tersebut merupakan hasil dari rangkaian operasi pencarian yang telah dilakukan tim SAR gabungan sejak Sabtu (17//20261).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA