INDOZONE.ID - Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang meninggal dunia di Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis (15/1/2026).
Sebelumnya, Tim SAR gagal mengevakuasi jenazah Syafiq usai ditemukan kemarin, Rabu 14 Januari 2026, karena cuaca buruk dan kabut tebal.
Foto Syafiq Ridhan Ali Razan (kiri) dan relawan (kanan) (Instagram/@uplmpaunsoed)
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan jenazah korban ditemukan di sekitar pos 9, tidak jauh dari batas vegetasi.
“Posisi korban jatuh berada di sisi selatan lereng, di jalur turun menuju basecamp Gunung Malang,” kata Budiono, dikutip dari ANTARA, Kamis (5/1/2026).
Baca juga: Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia Setelah 16 Hari Pencarian
Ia menjelaskan, lokasi korban ditemukan bukan jalur pendakian via basecamp Dipajaya yang dilaluinya.
“Evakuasi tidak bisa langsung dilakukan karena faktor keselamatan,” jelasnya.
Budiono menyatakan, Tim SAR mengevakuasi korban dari jurang sedalam 20 meter. Kendati demikian, ia menyebut jenazah korban ditemukan dalam kondisi utuh.
Setelahnya, jenazah Syafiq dievakuasi ke basecamp Gunung Malang, Purbalingga.
Syafiq dilaporkan hilang sejak 30 Desember 2025, kala mendaki Gunung Slamet. Sejak pelaporan hilang, pencarian terus dilakukan oleh pihak terkait.
Setelah 16 hari mencari, jenazah siswa SMAN 5 Magelang, Jateng, itu pun ditemukan di jurang sedalam 20 meter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA