INDOZONE.ID - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Melalui hasil pemantauan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Banyuwangi ditetapkan sebagai daerah dengan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik tertinggi di Indonesia.
Capaian ini memperkuat posisi Banyuwangi sebagai pionir digitalisasi pemerintahan daerah.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa capaian ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital.
Menurut Ipuk Fiestiandani, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang konsisten menjalankan transformasi digital.
Baca juga: Geger Pramugari Gadungan Batik Air Sampai Naik Pesawat Berakhir Diamankan Polisi
“Capaian ini semakin memotivasi kami untuk terus berkomitmen melakukan kinerja terbaik dengan terus memaksimalkan sistem elektronik baik pada administrasi pemerintahan maupun integrasi pelayanan publik,” kata Ipuk, Kamis (8/1/2026).
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik merupakan konsep penyelenggaraan pemerintahan yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
Tujuannya adalah menciptakan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
KemenPAN-RB secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan penerapan SPBE berjalan sesuai arah kebijakan nasional.
Berdasarkan hasil evaluasi SPBE 2025, Banyuwangi memperoleh nilai indeks 4,87 dari skala maksimal 5 dan masuk kategori “Memuaskan”.
Baca juga: Layanan 110 Kepolisian Ternyata Berlaku diseluruh Indonesia, Begini Cara Mainnya
Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh pemerintah daerah di Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Dalam pemeringkatan nasional, KemenPAN-RB menempati peringkat pertama dengan nilai 4,88.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi