INDOZONE.ID - KRL Commuter Line menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat yang beraktivitas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Karena itu, informasi mengenai rute, jadwal perjalanan KRL Jabodetabek, serta peta jalur sangat penting. Terlebih, bagi pengguna baru atau penumpang yang ingin berpindah lintasan. Berikut penjelasannya
Rute Terbaru KRL Jabodetabek. (transportumum.com)
Bagi pengguna baru, memahami cara membaca peta KRL Jabodetabek, akan sangat membantu dalam menentukan arah perjalanan, jalur transit, serta tujuan akhir tanpa risiko salah naik kereta. Berikut rutenya.
Jalur merah merupakan lintasan paling padat karena menghubungkan kawasan penyangga dengan pusat kota Jakarta. Rute yang dilalui meliputi Bogor, Depok, Pasar Minggu, Manggarai (transit), hingga Jakarta Kota.
Jalur ini banyak digunakan oleh pekerja dan mahasiswa, sekaligus menjadi titik peralihan ke jalur lain melalui stasiun Manggarai.
Baca juga: Momen Kocak Kaos Couple dengan Pria Tak Dikenal di KRL, Rekaman Sang Suami Bikin Netizen Terpingkal
Selain jalur utama, lintasan merah juga memiliki cabang menuju Pondok Rajeg dan Gunung Putri. Cabang ini kemudian bergabung kembali ke jalur utama menuju Manggarai, sehingga tetap terhubung dengan jaringan KRL Jabodetabek lainnya.
Lintasan biru muda menghubungkan wilayah timur Jabodebek dengan pusat dan utara Jakarta. Jalur ini melewati beberapa stasiun transit KRL Jabodebek penting seperti Manggarai, Tanah Abang, dan Duri, sebelum berlanjut ke Ancol dan Tanjung Priok.
Keberadaan banyak titik transit membuat jalur ini fleksibel untuk berpindah lintasan.
Jalur hijau melayani perjalanan dari kawasan barat daya seperti Serpong dan Parung Panjang menuju pusat Jakarta.
Penumpang dari jalur ini umumnya melakukan transit di Tanah Abang untuk melanjutkan perjalanan ke jalur lain sesuai tujuan.
Baca juga: Penumpang KRL yang Viral karena Tumbler Tuku Hilang Kini Dipecat! Ini Klarifikasi Perusahaannya
Lintasan oranye menghubungkan wilayah Banten dengan Jakarta. Jalur ini melalui Rangkasbitung, Maja, hingga Parung Panjang sebelum menuju Tanah Abang. Jalur ini menjadi pilihan utama bagi komuter dari wilayah barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis