Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 02 JANUARI 2026 • 16:20 WIB

Dramatis, Pemerintah bersama Relawan Evakuasi Bayi Cedera Persalinan di Aceh

Dramatis, Pemerintah bersama Relawan Evakuasi Bayi Cedera Persalinan di AcehIlustrasi bayi. (Freepik/Holiak)

INDOZONE.ID - Bayi berumur dua pekan mengalami cedera persalinan patah tulang bahu di Aceh Tamiang, Aceh. Pemerintah bersama para relawan mengevakuasinya supaya dapat perawatan maksimal.

Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI) sekaligus relawan kemanusiaan, Muhammad Hidayat, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan pada Rabu 31 Desember 2025.

Ia menyatakan, proses evakuasi berlangsung cukup lama, yaitu sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB.

“Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB, (31/12/2025). Semoga anak ini tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan bermanfaat,” ujar Hidayat, dikutip di Jakarta dari ANTARA, Jumat (2/1/2026).

Ibu dan Bayi Tinggal di Pengungsian

Sebelumnya, ibu dan bayi tinggal di pengungsian Desa Rongoh, Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Diketahui, ibu dan bayi itu bersama 40 pengungsi lainnya ada di lokasi pengungsian kawasan perkebunan sawit 

Hidayat mendapatkan informasi mengenai kondisi ibu dan bayi tersebut. Ia bersama para relawan lainnya dari Sekolah Relawan dan tim medis, langsung bergerak melakukan evakuasi.

Baca juga: Momen Hangat Presiden Prabowo Salami Pengungsi di Tapsel Sebelum Tinjau Hunian di Aceh

Tiba di lokasi pengungsian, kondisi ibu dan bayi dalam kondisi kurang baik. Bayi mengalami patah tulang bahu. Sang ibu mengalami kadar hemoglobin rendah sehingga butuh transfusi darah.

Meski sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, ibu dan bayi tetap harus dievakuasi untuk dapat penanganan lebih baik.

Ibu dan bayinya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Meda, Sumatra Utara (Sumut), dengan menggunakan ambulans dari Puskesmas Aceh Tamiang, pada 31 Desember 2025. Direktur RS Adam Malik, dr. Zainal, memberikan atensi atas kondisi ibu dan bayi tersebut. 

Sementara itu, Hidayat berterima kasih atas semua pihak yang membantu mengevakuasi ibu dan bayi tersebut ke RS Adam Malik.

“Bayi sudah aman dan nyaman sedang tidur. Terima kasih seluruh pihak yang sudah membantu,” ujar Hidayat.

Ucapan terima kasih juga mengalir dari pihak keluarga terhadap pihak-pihak yang telah membantu.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan dan pemerintah yang telah membawa kami dari Aceh hingga ke RS Adam Malik di Medan. Semoga bencana di Aceh segera membaik, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” pungkas perwakilan keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dramatis, Pemerintah bersama Relawan Evakuasi Bayi Cedera Persalinan di Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!