INDOZONE.ID - Pemerintah terus menggeber pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Fokus utama saat ini adalah memastikan warga terdampak segera memiliki tempat tinggal layak, sambil menyiapkan fase rehabilitasi dan rekonstruksi jangka menengah.
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyebut sebagian daerah sudah masuk masa transisi darurat. Sementara wilayah lain masih berada dalam status tanggap darurat, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Sejumlah kabupaten/kota telah menetapkan status transisi darurat, meskipun beberapa wilayah lain masih memperpanjang status tanggap darurat sesuai dengan kondisi kebutuhan penanganan bencana di masing-masing kabupaten/kota,” ujar Pratikno dikutip dari laman Setkab.
Pembangunan hunian pascabencana tak hanya soal bangunan. Prosesnya dimulai dari pendataan penerima manfaat, penyiapan lahan, hingga konstruksi awal yang melibatkan banyak pihak.
Baca juga: Akses Air Bersih Warga Sumut Terdampak Bencana Mulai Pulih
Pemerintah pusat bekerja sama dengan kementerian terkait, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah agar pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Semua kabupaten/kota juga dilakukan percepatan untuk Huntara dan Huntap ini,” ungkap Pratikno.
Di Provinsi Aceh, progres pembangunan hunian terus berjalan. Kota Lhokseumawe langsung masuk skema hunian tetap. Sementara Kabupaten Pidie memulai pembangunan hunian sementara untuk kebutuhan mendesak warga.
Baca juga: 2 Helikopter Angkut Bantuan Logistik hingga Alquran ke Aceh Tamiang
Sedangkan di Sumatra Utara, Kota Sibolga juga memilih langsung membangun Huntap. Lokasi sudah tersedia dan proses konstruksi ditargetkan selesai dalam waktu secepatnya.
Di Sumatra Barat, pembangunan Huntara berlangsung di sejumlah daerah seperti Pesisir Selatan, Padang Pariaman, dan Agam. Targetnya, hunian sementara ini rampung pada akhir tahun 2025 atau awal 2026.
“Jadi ini juga akan segera memulihkan kehidupan masyarakat. Percepatan pembangunan huntara dan huntap ini terus dilakukan sekaligus infrastruktur pendukungnya disiapkan,” kata Pratikno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Setkab