Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 17:41 WIB

Seskab Teddy Tegaskan Penanganan Bencana 3 Kawasan di Sumatra Sudah Berskala Nasional Sejak Hari Pertama

Seskab Teddy Tegaskan Penanganan Bencana 3 Kawasan di Sumatra Sudah Berskala Nasional Sejak Hari PertamaSeskab Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers penanganan bencana di Sumatra, Jumat 19 Desember 2025. (Antara/Andi Firdaus)

INDOZONE.ID - Penanganan bencana hidroeterologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat diakui pemerintah sudah mendapatkan penanganan secara nasional semenjak terjadi pada akhir November 2025 lalu. 

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menegaskan penanganan bencana yang dilakukan pemerintah sudah berskala nasional sejak 26 November 2025 lalu. 

Pernyataan Seskab tersebut menanggapi sejumlah pihak yang masih membahas soal status bencana nasional yang hingga kini belum ditetapkan pemerintah. 

"Bencana ini ada di tiga provinsi. Ketiganya terdampak. Tapi, mungkin satu dua minggu ini, semua fokusnya hanya ke Aceh. Sejak hari pertama, tanggal 26 (November), pemerintah pusat sudah melakukan penanganan skala nasional di tiga provinsi ini," kata Teddy dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatera di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, seperti yang dikutip oleh ANTARA. 

Baca juga: Seskab Teddy Ajak Media Jaga Optimistis Masyarakat di Tengah Upaya Pemulihan Sumatra

Seskab Teddy menjelaskan pemerintah langsung melakukan mobilisasi terhadap seluruh kekuatan nasional, mulai dari mengirimkan lebih dari 50 ribu personil TNI dan Polri, hingga Basarnas, bahkan relawan yang sudah dikerahkan ke tiga provinsi tersebut. Ada 26 ribu personel TNI AD yang sudah berada di lokasi terdampak. 

Seskab juga membantah bahwa anggaran penanganan bencana tidak berasal dari pemerintah pusat, jika status bencana belum ditetapkan sebagai bencana nasional. 

Menurut ia, Presiden Prabowo Subianto sejak awal sudah menegaskan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran hingga Rp60 triliun secara bertahap untuk membangun kembali hunian sementara dan hunian tetap, hingga fasilitas gedung pemerintah daerah, bahkan kantor kecamatan yang rusak karena banjir dan longsor. 

"Juga langsung seluruh 52 bupati, wali kota itu, diberikan uang cash di hari itu. Bila ada kebutuhan lain, tinggal sampaikan, pasti dikasih juga. Dan tentunya, bantuan dari segala macam sudah masuk ke kabupaten itu," kata Seskab. 

Baca juga: Pendemo Ditangkap Alat Buktinya Buku, Sindiran Melanie Subono: Okeh Moco Ben Ora Tolol!

Teddy menambahkan bahwa lebih dari 100 unit armada, baik kapal laut, pesawat, helikopter untuk mendistribusikan logistik, dan sekitar 1.000 unit alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum dikerahkan dari berbagai wilayah ke lokasi bencana untuk evakuasi dan pemulihan infrastruktur. 

Ia mengakui bahwa pemulihan infrastruktur memang memerlukan waktu, mengingat banyak jembatan dan jalan yang putus, namun berangsur-angsur pulih tersambung. 

"Jembatan sudah langsung dibuktikan, satu minggu, tujuh sampai sepuluh (hari), jadi. Itu yang kerja, bukan satu dua orang. Semua warga di situ kerja. Dan itulah, dukung semuanya, kita saling dukung di sini," kata Teddy. 

Ia meminta warga di luar lokasi bencana dapat saling bahu-membahu, mendukung agar jika ada logistik yang belum tersampaikan ke lokasi bencana, dapat disampaikan ke TNI, Polri, Basarnas dan BNPB.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Seskab Teddy Tegaskan Penanganan Bencana 3 Kawasan di Sumatra Sudah Berskala Nasional Sejak Hari Pertama

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!