Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 09:59 WIB

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 614 Meninggal Dunia dan 449 Orang Hilang!

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 614 Meninggal Dunia dan 449 Orang Hilang!TNI bantu pemakaman korban jiwa di desa terisolir kawasan Nagari Salareh Aia Timur, Palembayan, Agam, Sumbar, Senin 1 Desember 2025. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

INDOZONE.ID - Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra, terutama Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) telah menjadi perhatian nasional hingga sekarang.

Pada Selasa (2/12/2025), sekira pukul 09.30 WIB, ada update terbaru perihal jumlah korban yang terdampak bencana tersebut.

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 614 Meninggal Dunia dan 449 Orang Hilang!Warga menunaikan shalat di area rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Melansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (2/12/2025), diketahui bahwa 614 orang meninggal dunia karena bencana ini. Rinciannya, Aceh (156 korban jiwa), Sumbar (165 korban jiwa), dan Sumut (293 korban jiwa).

Lalu, menurut data sementara BPNB, diketahui 449 orang belum ditemukan hingga sekarang. Sebanyak 181 orang dinyatakan hilang di Aceh, 114 orang belum ditemukan di Sumbar, dan 154 orang masih dicari keberadaannya di Sumut.

Selain itu, sekira 2.600 orang menderita luka-luka karena banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut. 

Baca juga: Presiden Prabowo Prioritaskan Bantuan ke Daerah Terisolasi Bencana Sumatra

Secara keseluruhan, 2,8 juta jiwa di 50 kabupaten telah terdampak bencana ini yang 1,1 juta di antaranya telah mengungsi ke tempat aman.

Lalu, untuk kerugian infrastruktur, tercatat sekira 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan, 282 unit fasilitas pendidikan (fasdik) rusak, dan 271 unit jembatan rusak.

Menilik dampak banjir dan longsor terhadap manusia hingga infrastruktur di Sumatra sekarang, pemerintah berusaha keras untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Untungnya, seiring waktu berjalan, situasi di Sumatra kian membaik. Diharapkan, bencana ini dapat tertangani dengan baik sehingga kondisi bisa pulih seperti sedia kala.

Presiden Prabowo Subianto pun menegaskan, bahwa masyarakat terdampak bencana ini tidaklah sendirian, karena Indonesia merupakan satu keluarga besar.

Baca juga: Personel Basarnas Mulai Kelelahan Bantu Korban Bencana Sumatra, Ada yang Kerja 72 Jam Nonstop

“Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban bencana,” ujar Presiden Prabowo saat mengunjungi kamp pengungsian di Jorong Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, dikutip pada Selasa (2/12/2025).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BNPB

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 614 Meninggal Dunia dan 449 Orang Hilang!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!