Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 15:58 WIB

Miliki Kualitas Data yang Baik, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Miliki Kualitas Data yang Baik, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan KeluargaPemprov Jateng, diwakili Wagub Taj Yasin, terima penghargaan dari Kemendukbangga. (Pers rilis)

INDOZONE.ID -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN pada urutan ketiga kategori kualitas data terbaik tingkat provinsi. 

Piagam penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Dukbangga, Wihaji, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam rangkaian kegiatan Diseminasi Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025, di Auditorium Kemendukbangga, Jakarta, Rabu (26/11/2025). 

Miliki Kualitas Data yang Baik, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan KeluargaPemprov Jateng, diwakili Wagub Taj Yasin, terima penghargaan dari Kemendukbangga. (Pers rilis)

"Alhamdulillah kita terbaik dalam kecepatan waktu penyajian datanya. Pendataan ini nantinya akan digabung dengan pendataan DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional)," kata Taj Yasin, Rabu (26/11/2025).

Data-data itu, katanya, akan memberikan gambaran kondisi keluarga yang ada. Contohnya, tentang keluarga berencana, kelompok rentan, dan lainnya. 

Sebagai informasi, berdasarkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jateng, tercatat ada 10.941.764 keluarga di provinsi ini. Data itu  dicatat dari Pemutakhiran Data Keluarga 2025 secara nasional. 

Baca juga: Pembangunan Jawa Tengah Menginspirasi Maluku Utara

Dari jumlah itu, terdapat keluarga yang memiliki anak di bawah dua tahun (baduta) sebanyak 132.170, bawah lima tahun (balita) sebanyak 1.168.499. Kemudian, keluarga yang memiliki pasangan suami istri (PUS) dengan istri berusia 15-49 tahun berjumlah 5.424.614, serta kondisi lansia mencapai 5.131.488. 

"Data-data keluarga ini yang menjadi acuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menentukan kebijakan-kebijakan bagaimana kedepannya. Itu harapan dari pendataan ini," jelas Taj Yasin. 

Miliki Kualitas Data yang Baik, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan KeluargaPemprov Jateng, diwakili Wagub Taj Yasin, terima penghargaan dari Kemendukbangga. (Pers rilis)

Taj Yasin mengatakan, banyak program yang dijalankan oleh Pemprov Jateng untuk mengintervensi berbagai persoalan didasarkan data-data tersebut, di antaranya Kecamatan Berdaya, Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pengentasan kemiskinan, dan lainnya.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji mengatakan, sejauh ini telah tercatat ada sebanyak 74.092.313 keluarga secara nasional yang telah dilakukan Pemutakhiran Data Keluarga 2025. Jumlah itu baru sekitar 84,1 persen dari jumlah estimasinya mencapai 88.121.992 keluarga.

Menurutnya, kerangka data itu dinilai penting untuk menjalankan program-program pembangunan keluarga di Indonesia. Ia berharap, semua lembaga dan instansi pemerintah bisa menggunakan data tersebut sebagai mercusuar pengambilan keputusan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Miliki Kualitas Data yang Baik, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!