INDOZONE.ID - Nasib apes dialami Butet (27) yang diterkam dua harimau Sumatera di Dusun, Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Untungnya, Butet selamat dari pengalaman buruk itu meski menderita luka-luka. Lantas, bagaimana kronologi kejadian ini?
Ilustrasi Harimau Sumatera (Instagram/Joe_oman)
Supaya gak bingung, INDOZONE akan menjelaskannya kepada kamu. Yuk, simak kronologi selengkapnya di bawah!
Kejadian mengerikan ini terjadi pada Senin 20 Oktober 2025, pagi WIB. Kala itu, Butet sedang memanen damar untuk tampal perahu, di hutan yang masuk kawasan Zona Tradisional Kawasan Taman Nasional (TN) Bukit Tiga Puluh.
Baca juga: Telah Lahir Bayi Harimau Sumatera di Roma, Diberi Nama ‘Terima Kashi’, Seperti Apa Penampakannya?
Sebelum penyerangan terjadi, suara harimau sudah terdengar. Akan tetapi, Butet mengabaikannya karena sudah biasa di hutan.
Ternyata, keputusan itu membuahkan petaka. Sebanyak dua harimau Sumatera, yang terdiri dari induk dan anaknya, menerkam Butet.
Sang induk menyerang pergelangan kaki kiri Butet dan anaknya menerkam lutut kanannya. Dalam keadaan terjepit itu, Butet memberikan perlawanan.
Ia memukul wajah anak harimau Sumatera itu hingga terpental. Melihat anaknya terpental, induk harimau Sumatera itu pun melepaskan gigitannya.
Dengan luka karena serangan tersebut, Butet berjalan kaki menuju dusun. Lalu, ia diantar warga ke Desa Rantau Langsat.
Kemudian, ia dibawa ke Puskesmas Siberida sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Ia pun mendapatkan perawatan intensif.
Baca juga: Viral Harimau Sumatera Berkeliaran di Jalan Raya, Begini Tanggapan BKSDA
Serangan harimau Sumatera terhadap Butet pun dilaporkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisidin, pun buka suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara