Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 SEPTEMBER 2025 • 08:40 WIB

Polisi Gunakan TAA dan 3D Scanner Selidiki Penyebab Kecelakaan Tewaskan 8 Orang di Probolinggo

Polisi Gunakan TAA dan 3D Scanner Selidiki Penyebab Kecelakaan Tewaskan 8 Orang di ProbolinggoKondisi bus pariwisata nomor polisi P 7221 UG yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Botoh, Lumbang, Probolinggo, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/M Alfariezy)

INDOZONE.ID - Polda Jawa Timur menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang penumpang bus rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember, di Jalan Raya Bromo, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025). Polda Jatim telah menurunkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, olah TKP dilakukan dengan Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab peristiwa kecelakaan tersebut.

“Dengan TAA, kami bisa menelusuri kecepatan, posisi, hingga detik-detik terakhir sebelum bus itu berhenti. Ada 10 titik analisis yang kami gunakan. Kalau tak ada kendala, hasil segera bisa diketahui paling lambat tiga hari," kata Septa di Probolinggo, dikutip Senin (15/9/2025).

Selain itu, lanjut dia, penyidik juga menggunakan teknologi 3D scanner untuk mengetahui proses terjadinya kecelakaan bus yang disewa oleh rombongan karyawan RSBS dengan jumlah penumpang sebanyak 52 orang tersebut.

Baca juga: 8 Jenazah Korban Kecelakaan di Probolinggo Dimakamkan Semalam

"Kecelakaan itu tidak banyak melibatkan kendaraan, maka hasil dari olah TKP akan keluar dalam waktu tiga hari ke depan. Selama proses olah TKP, arus lalu lintas di lokasi kejadian ditutup total," tuturnya.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan berawal saat bus Hino IND'S 88 dengan nomor polisi P-7221-UG yang membawa 52 orang keluarga karyawan RSBS Jember, dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi, berjalan dari arah barat ke timur.

Sesampainya di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dengan kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, bus mengalami gagal fungsi rem.

Akibatnya, laju kendaraan tetap ke kanan hingga menabrak pembatas jalan atau guardrail sebelah kanan jalan, dan kemudian menabrak sepeda motor nomor polisi N-2856-OE.

Baca juga: Syukuran Lulus S1 di Bromo, 8 Karyawan RS di Jember Tewas dalam Kecelakaan di Probolinggo

Akibat dari kecelakaan tersebut, sebanyak delapan orang  meninggal dunia. Sementara itu, sisanya mengalami luka berat dan ringan yang dirawat di RSUD Dr Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, Puskesmas Sukapura, Lumbang dan Wonomerto.

Delapan jenazah dan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 15 orang dibawa dengan 23 unit ambulans menuju RSBS di Kabupaten Jember, namun dua korban masih dirawat di RSUD dr Moh. Saleh dan RSUD Tongas karena kondisinya belum stabil.

Tiga dari delapan korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian merupakan satu keluarga, yakni karyawan RSBS atas nama Hendra Pratama bersama istri dan anaknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polisi Gunakan TAA dan 3D Scanner Selidiki Penyebab Kecelakaan Tewaskan 8 Orang di Probolinggo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!