Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 15:00 WIB

Gelar Agung Pecalang di Bali, Tegaskan Tolak Tindakan Anarkis

Gelar Agung Pecalang di Bali, Tegaskan Tolak Tindakan AnarkisRatusan pecalang menghadiri kegiatan Gelar Agung. (sumber: TikTok @nusabali.com)

INDOZONE.ID - Ratusan pecalang menghadiri Gelar Agung di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (1/9/2025).

Mengutip unggahan akun TikTok @nusabali.com, acara tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus pernyataan sikap untuk menolak segala bentuk tindakan anarkis di Bali.

Baca juga: Jejak Aneh di Balik Kerusuhan: Pembakaran, Penjarahan, hingga Poster Palsu

Ketua Majelis Desa Adat menekankan bahwa pecalang memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Bali menjunjung tinggi kerukunan, kedamaian, keamanan, serta kenyamanan. Terlebih, sebagai daerah pariwisata, Bali harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi aksi demonstrasi yang berujung anarkis, pecalang diarahkan untuk memperkuat pengamanan di masing-masing desa adat, khususnya dalam melindungi fasilitas umum. Upaya ini dinilai krusial agar stabilitas dan citra Bali sebagai destinasi wisata tetap terpelihara.

Masih di hari yang sama, ratusan pecalang dari berbagai desa adat juga menggelar apel siaga di Lapangan Renon, Monumen Bajra Sandhi, Denpasar. Apel ini digelar menyusul aksi unjuk rasa yang sempat memanas di depan Polda Bali pada Sabtu lalu.

Kegiatan apel siaga bertujuan mempererat koordinasi antara pecalang dengan aparat keamanan. Selain itu, apel tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga Pulau Dewata tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca juga: Keberanian dan Tangis Ibu Sulastri Redam Demo Ricuh di Depan DPRD Kaltim

Unggahan mengenai kegiatan ini pun ramai diperbincangkan warganet. Ada yang menyayangkan terjadinya kericuhan saat demo, ada pula yang menyoroti kesejahteraan pecalang, termasuk harapan agar gaji mereka ditingkatkan.

“Saya dari Bandung, merantau di Bali. Sedih lihat Bali rusuh saat demo. Semoga tidak ada orang Bandung yang ikut-ikutan demo,” tulis akun @shintia***.
“Jangan hanya menyerahkan keamanan Bali ke pecalang. Kita orang Bali juga harus ikut menjaganya,” komentar akun @yoga***.
“Tolong jangan jadikan pecalang sebagai tameng atau bamper. Mereka hanya punya tugas menjaga desa adat dan lingkungan,” tambah akun @edo***.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TikTok/@nusabali.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gelar Agung Pecalang di Bali, Tegaskan Tolak Tindakan Anarkis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!