Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 11:11 WIB

Jejak Aneh di Balik Kerusuhan: Pembakaran, Penjarahan, hingga Poster Palsu

Jejak Aneh di Balik Kerusuhan: Pembakaran, Penjarahan, hingga Poster PalsuHalte Transjakarta Polda Metro dibakar dampak demonstrasi anarkis. (Antara/Sulthony Hasanuddin)

INDOZONE.ID - Kerusuhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah kota besar di Indonesia memunculkan spekulasi adanya pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi massa.

Berbagai video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan dugaan keterlibatan oknum yang sengaja memicu pembakaran dan penjarahan di tengah demonstrasi.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @callmetimo pada Senin (1/9/2025), berikut sejumlah barang bukti terkait dugaan aksi terencana:

Pembakaran Gedung Negara Grahadi, Surabaya

Gedung Negara Grahadi di Surabaya terbakar pada Sabtu (30/8/2025) malam sekitar pukul 21.50 WIB, saat massa beraksi di depan gedung tersebut.

Meski pelaku belum teridentifikasi, netizen menduga ada oknum yang menyamar dengan jaket Gojek model lama. Jaket tersebut tampak berbeda dari seragam ojol masa kini, sehingga menimbulkan kecurigaan.

Oknum tersebut juga terlihat menutupi identitas dengan helm dan masker, membuat dokumentasi visualnya sulit didapat. Warganet kemudian mendorong publik untuk membantu mengungkap motif dan pelaku melalui unggahan di media sosial.

Baca juga: Potret Bendera Indonesia Karya Seniman Jepang Hiasi The New York Times, Simbol Krisis dan Harapan

Pembakaran Server Optik di Senayan dan Karet Semanggi

Kebakaran juga terjadi di lokasi sensitif, yakni server optik di kawasan Senayan dan Karet Semanggi. Lokasi ini biasanya terlindungi oleh infrastruktur khusus, dan tidak banyak orang awam yang mengetahui letaknya.

Menurut unggahan, peralatan server tersebut disimpan di balik teralis dan membutuhkan alat tertentu untuk membukanya. Tindakan pembakaran dinilai menunjukkan kemampuan teknis yang tidak biasa dimiliki demonstran biasa.

Netizen pun meragukan keterlibatan massa umum, mengingat perusakan sinyal justru merugikan publik sendiri. Kecurigaan menguat terhadap adanya provokator atau pihak yang ingin menciptakan situasi darurat.

Poster Aksi yang Terlihat Janggal

Callmetimo juga menyoroti beredarnya poster seruan aksi dengan desain buruk, tanpa mencantumkan organisasi jelas maupun akun resmi penggeraknya.

Biasanya, poster aksi dibuat dengan standar komunikasi organisasi yang lebih terstruktur. Kondisi ini dianggap janggal, seakan-akan ada pihak yang sengaja menyebarkan seruan untuk memancing kericuhan tanpa identitas jelas.

Netizen pun diimbau untuk tetap kritis dan tidak mudah terpancing oleh ajakan seperti ini.

Penjarahan Rumah Tokoh Publik

Jejak Aneh di Balik Kerusuhan: Pembakaran, Penjarahan, hingga Poster PalsuOtongan ation figure yang dijarah massa daru rumah Ahmad Sahroni. (X.com/@unmagnetism)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@callmetimo

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jejak Aneh di Balik Kerusuhan: Pembakaran, Penjarahan, hingga Poster Palsu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!