Dua petugas PPSU mengalami luka usai ditabrak sebuah mobil listrik. (dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Kabar terbaru tersiar dari dua petugas PPSU yang menjadi korban ditabrak mobil listrik di kawasan Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Akibat kejadian tersebut, satu korban kini harus menjalani operasi amputasi. Korban bernama Ibrahim yang kini menjalani operasi amputasi.
Lurah Pejaten Timur, Rocky Tarigan mengatakan jika Ibrahim sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pasar Minggu, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit lain.
Baca juga: 2 PPSU Alami Luka Parah usai Dihantam Mobil Listrik di Jaksel, Begini Kronologinya
"Sewaktu dilakukan pengecekan di Rumah Sakit Pasar Minggu itu Saudara Ibrahim tidak dapat dilakukan tindakan lanjutan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit tipe A yaitu RS Tarakan," kata Rocky kepada wartawan, Selasa (12/8/2025).
Berdasarkan hasil observasi dan pendalaman di RS tersebut, korban rupanya harus menjalani tindakan medis berupa operasi amputasi.
"Setelah dilakukan tindakan di RS Tarakan, kita mendapatkan informasi bahwa saudara Ibrahim ini mendapat tindakan amputasi pada bagian lengan kirinya," ungkapnya.
Lebih jauh, Rocky mengamini jika kondisi luka yang diderita Ibrahim terbilang sangat serius.
Baca juga: Rano Karno Ajak Pengemudi Angkutan Tingkatkan Keterampilan untuk Kurangi Kecelakaan
"Memang sedikit serius mendapatkan luka, yaitu luka di bagian kepala serta ada patah tulang dan luka robek di bagian lengan," paparnya.
Diberitakan sebelumnya, dua PPSU mengalami luka serius usai dihajar sebuah mobil listrik di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Senin, 11 Agustus 2025 yang lalu. Keduanya harus dilarikan ke rumah sakit.
Pihak kepolisian sendiri saat ini masih mendalami kasus tersebut. Sosok sopir mobil listrik yang menabrak korban juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan