Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 11 AGUSTUS 2025 • 11:58 WIB

Penumpukan Sampah di Gapura Desa Kala Nempan Picu Kekhawatiran Warga

Penumpukan Sampah di Gapura Desa Kala Nempan Picu Kekhawatiran WargaSampah menyumbat parit saluran air (Rizky/Z Creators)

INDOZONE.ID - Penumpukan sampah di gapura samping jalan Desa Kala Nempan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, menjadi perhatian serius masyarakat setempat, Senin (11/8/2025).

Sampah yang menumpuk tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

Sejumlah warga mengungkapkan keprihatinan mereka atas minimnya fasilitas tempat sampah di lokasi tersebut.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius dengan menyediakan tempat sampah yang memadai, agar persoalan sampah ini tidak berlarut-larut,” ungkap seorang warga Desa Kala Nempan.

Baca juga: Proyek Drainase Suhat Dimulai, Kota Malang Siap Lawan Banjir

Selain itu, warga Kampung Kala Nempan dan Kampung Pondok Ulung juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kota Pondok Baru, Kecamatan Bandar, agar tidak membuang sampah sembarangan ke dalam parit maupun di pinggir jalan.

Mereka menegaskan bahwa sampah yang dibuang ke parit-parit di Kota Pondok Baru berdampak langsung ke desa mereka.

“Akibatnya, saat hujan turun, sampah-sampah dari Kota Pondok Baru terbawa arus air ke Desa Kala Nempan. Sampah tersebut menyumbat parit saluran air di desa kami, lalu meluap ke jalan hingga menimbulkan genangan dan tumpukan sampah di permukaan jalan,” jelas seorang warga.

Kondisi ini menimbulkan bau tidak sedap, mengganggu aktivitas masyarakat, dan meningkatkan risiko penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat.

“Intinya, jangan buang sampah di parit, karena selain mencemari lingkungan, juga bisa menimbulkan banjir dan penyakit,” tambahnya.

Baca juga: Sebabkan Banjir, DPUPR Nunukan Turunkan Tim Tangani Saluran Tersumbat

Imbauan ini diharapkan menjadi perhatian bersama, terutama bagi warga Kota Pondok Baru yang kerap beraktivitas atau melintasi kawasan tersebut. Diperlukan kesadaran kolektif agar persoalan sampah tidak terus berulang dan merugikan banyak pihak.

Permintaan perhatian dari masyarakat ini diharapkan menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam penanganan sampah di desa-desa sekitar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penumpukan Sampah di Gapura Desa Kala Nempan Picu Kekhawatiran Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!