Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth. (Instagram)
INDOZONE.ID - Kemacetan di kawasan Latumenten, Grogol, terus-menerus membebani warga Jakarta. Tapi kabarnya Flyover Latumenten bentar lagi dibangun.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan pembangunan Flyover Latumenten akan segera dimulai. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menyambut senang.
Kenneth akan mengawal proses pembangunan proyek infrastruktur untuk memecah kemacetan di Jakarta Barat ini.
"Saya akan terus memantau proses pembangunan ini agar bisa berjalan dan selesai sesuai dengan jadwal dan tetap memperhatikan kenyamanan dan keamanan bagi warga sekitar," kata Kenneth di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Baca juga: Pemprov DKI Akan Ganti Bus Transjakarta ke Bus Listrik
Menurut Kenneth, proyek ini merupakan masukan dari keluhan masyarakat Jakarta kepadanya. Karena selama ini, kawasan tersebut jadi biang macet sejak lama.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Gubernur Pramono Anung yang sudah mendengar dan menindaklanjuti permintaan Aspirasi Masyarakat terkait kemacetan parah yang terjadi di wilayah ini. Ini adalah bentuk sinergi yang baik antara legislatif dan eksekutif," ucapnya.
Baca juga: Pembentukan BUMD Parkir Didukung, Hardiyanto Kenneth: Tak Boleh Kolusi dan Nepotisme!
Kajian proyek ini sudah dikakukan berkaitan dengan kemacetan pada titik tersebut. Hasilnya, diyakini benar kemacetan mengular di sana.
"Di wilayah itu sering sekali macet parah. Nah, kita buat kajian, terus kita lakukan investigasi juga. Memang tiap pagi dan sore hari itu, kalau kereta api lewat tiap beberapa detik, selalu tutup palang kereta terus. Nah akibatnya pengendara mobil dan motor, terutama di depan Rumah Sakit Jiwa itu ya, Grogol itu kan selalu terdampak. Macetnya bisa panjang, bisa mengular sampai ke depan Citraland," lanjutnya.
Yang namanya pembangunan infrastruktur pasti gak lepas dari risiko tambah macer. Kenneth mengaku sudah mulai sosialisasi kepada masyarakat.
"Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tujuan pembangunan flover ini, dampak sementara yang mungkin timbul, serta manfaat jangka panjang dari keberadaan jalan layang tersebut," kata Kenneth.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara