Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 12 JULI 2025 • 17:56 WIB

Banyuwangi Ethno Carnival 2025 Dibuka dengan Hening Cipta untuk Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Banyuwangi Ethno Carnival 2025 Dibuka dengan Hening Cipta untuk Korban KMP Tunu Pratama JayaBanyuwangi Ethno Carnival 2025 Dibuka dengan Doa untuk Korban KMP Tunu Pratama Jaya

INDOZONE.ID - Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) pada Sabtu, 12 Juli 2025, dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Event yang menjadi ikon pariwisata nasional melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut diawali dengan momen hening cipta dan doa bersama untuk para korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Ribuan penonton dan peserta tampak kompak mengenakan pakaian dominan warna hitam. Warna ini menjadi simbol berkabung masyarakat Banyuwangi atas peristiwa memilukan yang merenggut nyawa puluhan orang dan menyisakan duka mendalam.

Baca juga: Update Korban KMP Tunu Pratamajaya: Tim DVI Identifikasi 15 Jenazah Korban, Proses Masih Berlanjut

Dalam pembukaannya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama menundukkan kepala.

"Sebelum memulai sambutan, saya mengajak, mari kita tundukkan kepala sejenak untuk mengirimkan doa dan rasa bela sungkawa kepada para masyarakat yang terkena musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya," ucapnya dari atas panggung utama.

Momen itu menjadi saat yang sunyi namun penuh makna. Ribuan orang memanjatkan doa agar para korban diberikan tempat terbaik oleh Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Baca juga: Setelah Lima Tahun, Akhirnya Banyuwangi akan Gelar CFD Lagi Tiap Minggu Pagi

"Semoga doa-doa yang kita lantunkan pada hari, mudah-mudahan menjadi doa baik bagi para korban yang wafat. Dan menjadi doa baik pula bagi keluarga yang ditinggalkan," lanjut Ipuk, menegaskan empati yang mendalam dari warga Banyuwangi.

Ipuk juga berharap para korban yang belum ditemukan segera bisa diketemukan. Ia turut mengapresiasi semangat para petugas SAR gabungan, relawan, serta TNI-Polri yang tidak pernah lelah selama proses evakuasi.

"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petugas SAR, para relawan, TNI, Polri, dan teman-teman lain yang terlibat dalam pencarian korban dari kapal KMP Tunu," ujarnya.

Baca juga: Breaking News! Kebakaran Rusun di Klender Jaktim, Lansia 70 Tahun Tewas

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir membuka secara resmi BEC 2025 juga menyampaikan ajakan serupa. Ia mengajak para hadirin membacakan Surah Al-Fatihah untuk para korban.

"Tadi saya bertemu dengan para ahli waris korban di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Saya menyampaikan duka cita kami kepada mereka. Semoga amal para korban diterima, khilafnya diampuni, dan keluarganya diberi kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa," tutur Khofifah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banyuwangi Ethno Carnival 2025 Dibuka dengan Hening Cipta untuk Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!